Monday, February 29, 2016

Makna Tahun Kabisat

Tahun Kabisat ialah tahun dimana jumlah hari dalam penanggalan bertambah satu tepatnya pada bulan Februari. Tahun Kabisat atau biasa dikenal "Leap Day" oleh penduduk Inggris Raya adalah tahun yang habis dibagi empat dan terdapat selisih (kelebihan) hari sehingga kita akan mendapati jumlah hari menjadi 366 hari dalam satu tahunnya.

Senin kemarin merupakan tanggal di mana tahun ini termasuk dalam tahun kabisat, sehingga kita mengalami hari di mana akan terulang pada empat tahun mendatang. Jadi apapun yang kita rayakan pada tahun kabisat hanya dapat ditemui setiap empat tahun khususnya tanggal 29 februari.

Ulang Tahun
Bagi anak-anak yang lahir pada tanggal 29 Februari, dia hanya dapat merayakan ulang tahun setiap empat tahun sekali. Itupun kalau dirayakan dan tentu tidak mendapati tanggal tersebut setiap tahunnya.

Jadi bagi rekan-rekan yang memiliki kenangan terindah dan ingin diabadikan atau dirayakan, hanya dapat dinikmati empat tahun berikutnya. Wow pastinya harus sabar menunggu ya biar ada keistimewaan tersendiri. Semoga bermanfaat sedikit penjelasan mengenai tahun kabisat ini.

Friday, February 26, 2016

Cara Hidden Password Wifi di Windows 7

Ketika sebuah jaringan internet yang menggunakan sinyal hotspot tersebar, tentunya kita tidak ingin sandi wifi diketahui orang lain. Sandi wifi yang tersimpan di komputer khususnya pengguna windows 7 sangat mudah dilihat karena terdapat menu "manage wireless" yang memudahkan user mencari password wifi tersimpan.

Cara yang digunakan untuk menyembunyikan password wifi juga sangat mudah sekali, yakni melalui menu regedit atau registry windows, kita leluasa untuk menutupi sandi tersebut. Sehingga walaupun komputer dipinjam orang lain, kita tidak khawatir kalau sandi wifi tersimpan di sistem operasi komputer dibaca rekan atau siapapun.

Pertama kita buka registry windows melalui perintah "regedit" di menu Run dengan cara tekan tombol start plus huruf R secara bersamaan.

Pada menu Edit, klik menu Find atau tekan Ctrl+F untuk membuka menu pencarian. Ketikkan "AppID" lalu pilih folder seperti di bawah ini.

Dalam folder yang dipilih, klik kanan lalu pilih permissions, dan ikuti langkah selanjutnya..... bersambung sementara.

Baca juga:
Kerenggangan Jembatan Ciseel Sudah Mengkhawatirkan 
Memanfaatkan Urine Manusia Untuk Pupuk Cair Organik 
Teknik Pembuatan Wajan Bolic Untuk Penguatan Sinyal Modem/Wifi



Thursday, February 25, 2016

Masih Perlukah Janggolan Maupun Tanah Bengkok Saat Ini?

Seiring meningkatnya kesejahteraan yang diterima oleh perangkat desa dan kepala desa, banyak bermunculan pertanyaan dari warga desa seputar tarikan janggolan dan tanah bengkok. Perangkat desa yang sudah mendapatkan kesejahteraan berupa penghasilan tetap (Siltap), masih perlukah membutuhkan kesejahteraan dengan pungutan girik janggolan atau bengkok?

Janggolan atau tanah bengkok yang dahulunya diberikan kepada perangkat desa dan kepala desa, itu lantaran tidak ada atau minimnya tunjangan dari pemerintah. Wajar saja kalau tarikan seperti yang disebutkan di atas dibebankan kepada warga desa dengan besaran tarif sesuai luas tanah baik darat atau sawah yang dimilikinya.

Namun program presiden Joko Widodo yang menggulirkan dana desa sebesar kurang lebih 1 miliar rupiah, menjadi bahan pertimbangan kembali bagi warga desa apakah masih perlu tarikan janggolan tersebut?

Pemuda Sindanghaji Desa Sidaharja Kecamatan Lakbok, Iran (28) mengemukakan kekecewaannya terhadap Badan Permusyawaratan Desa dan Kepala Desa Sidaharja yang menetapkan kembali keputusan penarikan janggolan kepada warga sebagai kesejahteraan berbagai elemen di institusi desa.

Iran yang sebelumnya berharap mendapatkan undangan dalam rapat pembahasan tarikan janggolan, kaget ketika mendapati kabar bahwa besaran janggolan sudah ditetapkan BPD beserta Kepala Desa Sidaharja. Semoga ini tidak menjadi polemik bagi masyarakat desa dan pemerintahan desa di tempat lain agar lebih bijaksana dalam menentukan tarikan janggolan.