Monday, November 14, 2016

MUI Tolak Keras Kedatangan Syeikh Amru Wardani Saksi Kasus Ahok

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak keras dihadirkannya ulama Mesir, Syeikh Amru Wardani, yang rencananya akan menjadi saksi ahli kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Petahana.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menuturkan, gelar perkara kasus dugaan penistaan agama tersebut akan dilakukan Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 09.00 WIB. Acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh para pelapor yang jumlahnya 11 orang, terlapor yakni Ahok atau diwakili pengacaranya, para ahli, para penyelidik kasus itu, serta Ombudsman, Kompolnas, dan Komisi III (Komisi III DPR kemudian memutuskan tidak akan hadir) sebagai pengawas yang sifatnya netral.


Tito menambahkan, Ahok sebagai terlapor akan mendatangkan sejumlah ahli, termasuk ahli tafsir dari Mesir, yakni Syeikh Amru Wardani.

Sebagai bentuk penolakan atas didatangkannya Syeikh Amru, MUI membuat surat yang ditujukan kepada Syeikh Al Azhar dan Duta Besar (Dubes) Mesir untuk Indonesia. Surat yang berisi 4 poin itu meminta Syeikh Azhar untuk mempertimbangkan kedatangan Direktur Darul Ifta Mesir (Syeikh Amru Wardani) sebagai saksi ahli kasus Ahok.

“Tadi pagi saya dan pimpinan MUI bertemu dengan Dubes Mesir untuk Indonesia. MUI mempertanyakan apakah benar petinggi lembaga Fatwa Mesir Darul Iftaa, Syeikh Mushthofa akan menjadi saksi meringankan kasus Ahok,” ujar Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, KH Muhyiddin Juanidi, Senin (14/11/2016).

Muhyiddin menambahkan, berdasarkan keterangan Dubes Mesir, Syeikh Mushthofa diundang oleh salah satu pimpinan partai. Namun dia tidak tahu akan dijadikan sebagai saksi ahli dalam kasus Ahok.

Oleh sebab itu, MUI kemudian mengirimkan surat kepada Syeikh Al Azhar yang menaungi lembaga fatwa Darul Iftaa Mesir agar Syeikh Mushthofa tidak ikut campur dalam urusan agama di Indonesia.

Berikut ini surat MUI yang ditujukan kepada Syeikh Al Azhar terkait rencana Syeikh Mushthofa menjadi saksi ahli kasus Ahok:

1. Kunjungan Syeikh Amru Wardani bisa menimbulkan kegelisahan kaum muslimin yang bisa berujung pada bentrok sesama ormas.

2. Kedatangan Syeikh Amru Wardani merupakan bagian dari intervensi terhadap urusan dalam negeri suatu negara.

3. Kedatangan Syeikh Amru Wardani sama dengan tidak mengakui kahlian dan kelayakan MUI/ulama Indonesia dalam memutuskan masalah agama.

4. Kunjungan Syeikh Amru Wardani bisa dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mengotori hubungan baik dua negara.

Source

Sunday, November 13, 2016

Pemuda Ini dipastikan Tidak Akan Memilih Cagub Cawagub DKI Jakarta

Isu SARA menjelang Pilkada Tahun 2017 di wilayah hukum DKI Jakarta kian sorak. Banyak berbagai isu miring menimpa masing-masing calon gubernur dan yang terparah dalam fitnah tersebut adalah Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok.

Ahok diperkarakan lantaran video durasi pendek cuplikan atau suntingan dari rekaman saat berkunjung ke Kepulauan Seribu beberapa waktu yang lalu. Berikut rekaman utuhnya :



Siapa sangka ternyata setelah mendapat tudingan lewat potongan video yang diunggah Buyan, Ahok makin populer dan justru mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Namun bertolak belakang dari peristiwa tersebut, ternyata ada seorang pemuda yang bernama Agus Banjar yang tidak akan memilih Ahok lantaran dirinya masih berstatus KTP warga Ciamis Jawa Barat. Walaupun sering jalan-jalan ke Jakarta rupanya tidak serta merta menjadi warga DKI Jakarta. /BM

Thursday, November 10, 2016

Hari Pahlawan, Upaya Mengenal Kembali Riwayat Kemerdekaan Republik Indonesia

Alsiraaj Group - Pahlawan! Merupakan sebuah kata yang ditujukan kepada seseorang yang telah berjasa atau memberikan sumbangsihnya bagi negara. Pahlawan identik dengan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, bahkan hingga kini kata "Pahlawan" bisa pula diterapkan kepada individu dengan perbuatan mulia baik bagi dirinya sendiri maupun lingkungan sekitar.

Pahlawan Kemerdekaan Indonesia kala itu memiliki tugas yang sangat berat dan kini kita sudah merdeka dari penjajahan asing. Tetapi kita lebih sulit menghadapi bangsa sendiri karena beradu argumen, kepentingan yang notabene akan dimanfaatkan oleh pihak asing.

Bangsa ini terus diuji kedewasaannya khususnya dalam dunia politik, berdalih demokrasi kita sering ribut dengan bangsa sendiri lantaran berebut kekuasaan. Pergulatan politik tahun ini tambah memanas khususnya DKI Jakarta lantaran Gubernur Ahok diduga menistakan salah satu agama terbesar di Indonesia.

Gejolak ini muncul ketika seorang netizen bernama Buni Yani mengunggah cuplikan video ketika Ahok melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu.

Video yang diunggah tersebut menimbulkan multitafsir dan kemarahan sehingga dimanfaatkan oleh lawan politiknya untuk menjatuhkan Calon Gubernur Petahana menjelang Pilkada Serentak 15 Februari 2016 mendatang. /BM

Kosa Kata :
Petahana : Seseorang yang masih memiliki kekuasaan atau sedang menjabat salah satu jabatan publik.

Sunday, November 6, 2016

Menyebut Presiden dengan Umpatan, Ahmad Dhani dilaporkan ke Polisi

Tindakan Ahmad Dhani dalam berorasi ketika Aksi Damai 4 November kemarin lusa, dengan membuat kalimat umpatan yakni menyebut presiden Jokowi *n***g, sangat disayangkan dan tidak patut ditiru. Perbuatan tersebut menimbulkan amarah dan relawan Jokowi yang tidak terima atas kejadian tersebut, melaporkan sang pentolan Dewa 19 ke Polda Metro Jaya.



Perbuatan dengan menyebut presiden laksana kebun binatang, bukanlah perbuatan terpuji terlebih dilakukan orang yang notabene adalah seorang calon Bupati. Ujung dari orasi radikal yang dilakukannya, Ahmad Dhani menghadapi tuntutan hukum dan juga laporan tindak pidana. /BM

Saturday, November 5, 2016

Putra Pinggan Patah, Pengendara Motor Gunakan Jembatan Rel Kereta

Musim pergantian tahun baru kali ini nampaknya tidak seramai sebelumnya, pasalnya kendaraan dari dan ke Pangandaran terputus akibat patahnya bagian tengah jembatan Putra Pinggan yang letaknya berdekatan dengan Gardu Induk PLN Pangandaran.

Bus maupun truk bermuatan berat tidak bisa melintas dan harus bongkar muat di tempat tersebut. Tentu ini menambah biaya dan kalaupun harus membangun jembatan baru, butuh biaya serta perencanaan anggaran tidak sedikit dan dengan kondisi yang ada minimal sepeda motor masih bisa melintas dengan aman.
Pengalihan Rute

Beruntung terdapat sebuah jembatan kereta api yang lokasinya hanya berjarak 100 meter dari Putra Pinggan, jadi pengendara motor bisa lebih cepat sampai tujuan.

Jembatan darurat yang digunakan untuk mengalihkan arus lalu lintas sepeda motor, sebetulnya jembatan kereta api berusia ratusan tahun dan hingga kini belum dioperasikan kembali. Tentu ini sebuah alternatif jitu agar masyarakat khususnya warga Pangandaran sendiri bisa melakukan aktivitas perekonomian dengan leluasa.


Bagi anda yang berasal dari luar kota, tidak perlu bingung karena di lokasi sebelum jembatan Putra Pinggan, sudah ada trafic pengalihan arus sepeda motor menuju jembatan kereta. Tentunya untuk musim tahun baru nanti, kita harus lebih bersabar lantaran antrian akan lebih panjang. /BM

Baca Juga : Warga Picung Kerja Bhakti Bangun Jembatan dengan Dana Swadaya Flight Promo Garuda Indonesia

Friday, November 4, 2016

Imam Besar Masjid Istiqlal : Pernyataan Ahok Tidak Menunjukkan Penistaan Agama

Jakarta - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyatakan pernyataan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengenai Al Maidah 51 bukanlah penistaan.

Menurutnya penistaan tidak tergambar dalam kalimat Ahok. Kalimat Ahok menyatakan surat Al Maidah digunakan orang lain untuk mempengaruhi pilihan politik.

"Saya juga menyimak betul apa yang disampaikan bapak gubernur. Saya memahami bahwa konteksnya tidak dalam arti menghina ayat ya," jelas Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar  kepada KBR, Selasa (01/11/16).

"Tetapi bagaimana pun juga statement misalnya 'dibohongi oleh surat Al-Maidah' macam-macam - redaksinya persis seperti itu - memang bisa menyakiti telinga orang lain, terutama yang beragama Islam," tambahnya.

Nasaruddin menyerukan kepada umat muslim agar lebih arif menghadapi situasi ini. Kata dia, seharusnya umat muslim tidak terpancing emosinya. Sebab, dalam kasus ini contohnya Ahok, bukanlah orang yang mendalami ayat-ayat Al Quran.

"Dan untuk umat Islam juga ada kehati-hatian juga dalam merespon," katanya.

Selain itu, dia juga mengimbau seluruh politisi untuk tidak menggunakan ayat-ayat kitab suci dalam kegiatan politik. Sebab, hal itu bisa berakibat pada kemarahan.

"Janganlah sering dibawa ke politik," tandasnya lagi.
Badan Reserse dan Kriminal  (Bareskrim) akan mendatangkan ahli bahasa, agama dan pidana untuk menangani kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur Ahok. Kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigadir Jenderal Agus Andrianto seusai pemeriksaan Ahok di Bareskrim, Jakarta Pusat, Senin, 24 Oktober lalu, pemeriksaan itu untuk melengkapi keterangan saksi yang sudah diperiksa sebelumnya.

Struktur Kalimat Ahok yang Diperdebatkan

Menurut Peneliti Bahasa,   Badan Bahasa Kemendikbud (Ralat: Sebelumnya tertulis Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Badan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) Yeyen Maryani, kata dibohongi adalah kalimat yang pasif.

"Jadi dibohongi itu kan kalimat pasif. Sebetulnya ada subjeknya yang dihilangkan. Di dalam konteks sebelumnya itu adalah bapak ibu gitu ya, bapak ibu dibohongin itu sebagai predikatnya pakai surat itu adalah keterangan. Dalam konteks itu berarti yang dimaksudkan dibohongin dengan menggunakan. Jadi itu ayat itu dipakai sebagai alat membohongi bapak ibu yang di dalam konteks sebelumnya itu, gitu," papar Yeyen kepada KBR, Selasa (1/11/2016).

Yeyen menjelaskan dari sisi bahasa harus melihat konteksnya mengacu kemana.

"Jadi dibohonginnya tidak mengacu pada ayatnya sebetulnya, tapi ayat itu dipakai sebagai alat untuk membohongi. Permasalahannya apakah yang membuat pernyataan itu, kan tidak menyatakan bahwa surat itu bohong kan gitu ya, tetapi menggunakan alat dengan ayat itu. Jadi memakai ayat itu sebagai alat membohongi orang, kan gitu maksud sintaksisnya," ujarnya.

Dalam transkrip yang beredar seputar ucapan Ahok  di pulau Seribu tertulis, "Jadi jangan percaya sama orang. Kan bisa saja dalam hati kecil bapak ibu enggak bisa pilih saya. Karena Dibohongin pakai surat Al Maidah 51 macem-macem gitu lho (orang-orang tertawa). Itu hak bapak ibu, ya."

Sumber : Situs KBR 
Aksi 4 November Lepaskan Gas Air Mata, Wartawan dan Polisi Terluka
Beda Dengan Sikap MUI & FPI, Ini Pesan Sejuk Mbah Maimoen Rembang Soal Geger Ahok

Bangun Jembatan, Warga RT 25 Blok Picung Sindanghaji Gunakan Dana Swadaya

Picung - Sejumlah Warga dari Blok Picung RT 25 Dusun Sindangasih Desa Sidaharja Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis, tengah melakukan kerja bakti membangun jembatan dan portal jalan kampung, Rabu (2/11) kemarin lusa.

Tampak dalam kegiatan tersebut ketua RT 25, Sarwa, sedang menunjukkan aktivitas pembangunan jembatan yang bersumber dari dana Swadaya sebesar Rp 15.000.000 (Lima Belas Juta Rupiah) yang dibebankan kepada warga lingkungan setempat sesuai dengan batas kemampuan masing-masing.

"Pembangunan Jembatan yang sedang dibangun ini menggunakan dana swadaya murni yang dibebankan kepada masyarakat sesuai dengan batas kemampuan," ujarnya disela-sela kerja bhakti.

Berdasarkan penelusuran terhadap masyarakat yang kerja bhakti, kami mendapati bahwa rencana anggara sebesar Rp 15.000.000 tersebut belum terkumpul semua dan tentu tidak menutup kemungkinan menerima donasi dari pihak ketiga agar prosesnya bisa berjalan lebih cepat.
 

Perbaiki Portal
Seringnya terjadi kerusakan jalan di blok Picung akibat muatan berlebih yakni kayu gelondongan hasil penebangan hutan, warga kembali memperbaiki portal yang telah ada guna mencegah kendaraan besar memasuki wilayah tersebut.

Upaya ini sudah terbukti efektif mencegah kendaraan berat melintas dan biasanya pedagang padi yang membeli hasil panen petani di blok Picung, mengangkut padi dengan roda dua dari rumah warga ke kendaraan roda empat. /BM

Saturday, October 29, 2016

Pembangunan TPT Lapang Desa, Warga RT 19 Audiensi dengan Kades Widodo

Karangpaningal - Adanya rencana pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di area lapang Desa Karangpaningal, memaksa warga untuk merelakan pepohonan mereka yang berada di sepanjang selokan. Warga RT 19 dengan dimoderatori Kepala Dusun (Kadus Karangpaningal) Manijo beraudiensi dengan Kepala Desa Karangpaningal Widodo Sujatniko, Sabtu (29/10).

Warga meminta kejelasan dengan adanya pembangunan TPT yang berdampak pada penebangan pohon disepanjang jalur TPT tersebut. Mereka meminta solusi terkait pepohonan yang berpotensi ditebang, apakah akan diganti rugi oleh pihak pemborong dalam hal ini Bina Karya atau oleh pihak desa.

Dalam musyawarah singkat yang berdurasi kurang lebih 1 jam, dari berbagai usulan akhirnya disepakati bahwa pepohonan yang ditebang di sekitar lapang desa Karangpaningal adalah pohon yang terlewati pembangunan TPT.

Kemudian terkait ganti rugi pohon, Manijo memastikan bahwa pohon yang ditebang akan ditawarkan dan dijual kepada pembeli dengan harga wajar. Kalaupun sampai terjadi pembelian kayu dengan harga tidak semestinya, beliau akan bertanggungjawab dan menyelesaikan perkara tersebut.

Sementara itu, Widodo mengajak warga untuk bergotong royong membersihkan dedaunan dan sampah yang berserakan pada saat penebangan nanti.

"Besok hari Selasa warga khususnya dari RT 19 dimohon dengan ikhlas untuk bergotong royong membersihkan dedaunan dan ranting-ranting agar cepat selesai," pungkasnya sembari menutup dialog.






Friday, October 21, 2016

Cara Cek Perkiraan Pemberangkatan Haji

Sebagai calon jamaah haji yang sudah mendaftarkan diri melalui bank dan sekaligus mendapatkan nomor porsi keberangkatan haji (ditandai kotak biru), anda bisa cek langsung melalui halaman website KEMENAG.


Anda tinggal memasukkan Nomor Porsi yang telah diterima saat setoran sekaligus pendaftaran calon jamaah haji di halaman website kemenag. 


Pada halaman ini anda akan mendapatkan penjelasan mengenai perkiraan waktu keberangkatan, yakni tahun Hijriah dan tahun masehi. Selain itu, terdapat pula keterangan mengenai biaya pelunasan yang harus dibayarkan sebelum pemberangkatan (lihat bagian bawah)


Maka begitu mudahnya kita bisa mengetahui waktu keberangkatan ibadah haji dan dapat mempersiapkan segala sesuatu agar ibadah haji kita mabrur. Labbaik Allohumma labbaik.

 *******Selamat Beribadah Haji *******


Thursday, October 20, 2016

DANMENBANPUR-1 MAR PIMPIN APEL ORGANIK DAN GERAK JALAN BERSAMA PRAJURIT

Surabaya - Danmenbanpur-1 Marinir Kolonel Marinir Edy Cahyo Sumarno memimpin apel organik yang dilanjutkan dengan  gerak jalan bersama prajurit Menbanpur-1 Mar, dengan route sekitaran Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra Karangpilang Surabaya, Kamis, (20/10/2016). Dalam apel organik yang diikuti seluruh prajurit Menbanpur-1 Marinir ini, menggunakan tenue Pakaian Dinas Lapangan Tempur (PDLT) yang merupakan sarana kendali personel Menbanpur-1 Mar dalam rangka pengecekan kelengkapan personel dan kesiapan personel Menbanpur-1 Marinir untuk menyongsong tugas-tugas kedepan yang dibebankan kepada prajurit Menbanpur-1 Marinir.

Dalam amanatnya, Danmenbanpur-1 Mar menjelaskan tentang bidang Intelijen yaitu mengingatkan personel Menbanpur-1 Mar tentang bahaya narkoba karena personel yang terlibat dengan narkoba ancamannya pecat, pengamanan personel diri sendiri dan  keluarga dan pengamanan material. Pengarahan Danmenbanpur-1 Mar dilanjutkan tentang bidang operasi, bidang personalia dan bidang logistik.

Kegiatan dilanjutkan gerak jalan, dengan jarak yang ditempuh kurang lebih 10 km dengan melewati desa Sumberan menuju jalan AMD kearah rumah susun sumberan dilanjutkan kembali menuju ke Kesatrian Marinir Sutedi Senaputra dengan melewati jalan Jogging Track menuju SMPN 7 dan masuk melewati Pos penjagaan 2 menuju ke lapangan Apel Karangpilang. Kegiatan gerak jalan dengan menempuh jarak 10 km ini, diikuti Pasintel Danmenbanpur-1 Mar Letkol Marinir N.R Tampubolon, Pasops Danmenbanpur-1 Mar Letkol Marinir Darwin Tambunan, Paspers Danmenbanpur-1 Mar Letkol Marinir Agus Widodo, dan Palakhar Paslog Danmenbanpur-1 Mar Mayor Marinir Bayu Aji serta seluruh Dansatlak dijajaran Menbanpur-1 Mar.**Dispen Kormar.

Monday, October 17, 2016

Fanatik Agama Pemicu Memanasnya Politik Jakarta

Fenomena menjelang pemilihan Gubernur di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta semakin memanas lantaran dikaitkan dengan agama. Ketidaksukaan terhadap Ahok oleh oknum tertentu memanfaatkan isu Agama sebagai alatnya. Tentu hal tersebut dimanfaatkan pula oleh lawan politiknya yang rajin mengeruk uang rakyat dengan cara korupsi.

Adalah sebuah kebodohan apabila mengaitkan agama untuk tujuan politik. Pada dasarnya berpolitik adalah sebuah alat untuk mencapai tujuan demi urusan duniawi dengan mengatur sebuah administrasi kependudukan.

Apalagi Indonesia merupakan negara yang berazaskan Pancasila dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Ini menunjukkan bahwa Berketuhanan bukan berarti condong terhadap agama tertentu melainkan memiliki keyakinan atau kepercayaan yang diakui Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perhatikan Kalimat Berikut :
“Dia (Ahok) itu kan sudah meminta maaf, maka jangan dibesar-besarkan. Sehingga bila amarah dapat diredam maka persatuan juga bisa dijaga,” katanya.Menurut dia, terkait polemik Surat Al Maidah tersebut menurut dia, bahwa itu diserahkan ke pribadi masing-masing pemilih. Menurut dia, jika umat Islam di Jakarta tak ingin memilih Ahok karena alasan agama, tidak perlu dibesar-besarkan sehingga memicu isu SARA.“Kalau menurut saya, bila mereka (Islam) tidak suka memilih ya tidak usah dipilih saja. Namun permasalahan itu jangan dibesarbesarkan,” ujarnya.

Untuk itu, seorang Gubernur tidak harus beragama Islam karena ini bukanlah kepemimpinan suatu agama tertentu melainkan urusan kepemerintahan. Contoh yang bisa kita lihat di Papua seorang gubernur beragama Kristen, dan di Bali mayoritas penduduknya Hindu.

Apakah kita tega sebuah negara yang dibangun dengan Bhineka Tunggal Ika hancur dan melihat pejuang (veteran) bersedih hati karena keegoisan akibat fanatik agama yang berlebihan? Jangan sampai terjadi karena NKRI dibangun berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. (BM)

Baca juga Beda Dengan Sikap MUI & FPI, Ini Pesan Sejuk Mbah Maimoen Rembang Soal Geger Ahok

Sunday, October 9, 2016

Bencana Longsor Landa Mekarsari Pasirlawang

Ciamis - Hujan gerimis yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis selama dua hari berturut-turut telah menyebabkan bencana longsor. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu, (9/10) sore hari sekitar pukul 4 sore yang berada di dua titik di lokasi yang berdekatan.

Guguran Tanah Menjebol Dinding Kamar

Peristiwa musibah longsor berada di Dusun Mekarsari RT 02 RW 01 Desa Pasirlawang Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis. Dua lokasi terdampak yakni jalan desa dan rumah warga bernama Mungin yang beranggotakan empat jiwa dengan kerusakan bagian belakang rumah jebol dihantam guguran tanah.

Berdasarkan penuturan salah seorang staf Desa Pasirlawang, Nana Suryana mengatakan, kejadian tanah longsor tersebut diketahui oleh Istri Kepala Desa Pasirlawang yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba terjadi pergerakan tanah yang menutup jalan raya tepat di depan beliau. Kontan sang istri Kades tersebut pun shock atas peristiwa yang baru dialami tersebut.

Nana Suryana pun langsung menghubungi Babinsa Desa Pasirlawang untuk menginformasikan musibah tersebut dan masyarakat langsung bergerak memberikan pertolongan dengan mengevakuasi korban ke tempat aman serta membersihkan jalan desa yang tertimbun tanah.

Hingga saat ini suasana di sekitar tempat kejadian masih cukup mencekam lantaran gerimis turun tiada henti.

Masih menurut Nana Suryana, "longsor ini disebabkan oleh penggundulan hutan di sekitar tempat kejadian, pasalnya seluruh pepohonan yang ada di tempat tersebut ditebang habis sehingga menyebabkan tanah menjadi labil dan rentan longsor".

Kita berharap semoga masyarakat bisa menyadari akan pentingnya pepohonan sebagai penahan erosi dan sumber kehidupan agar tidak lagi terjadi bencana alam termasuk tanah longsor.

Sunday, September 25, 2016

DUKUNGAN PSIKOSOSIAL BAGI ANAK-ANAK DI PENGUSIAN

PMI Berikan Program Dukungan Psikososial (Psychosocial Support Programme/PSP) bagi Anak pengungsi Di Sumedang.

Sebanyak 75 anak yang berada di lokasi pengungsian GOR Tadjimalela yang merupakan korban terdampak bencana longsor di Sumedang mendapatkan pelayanan dampingan PSP dari Sukarelawan PMI Sumedang.

Kesemua anak ini merupakan korban yang terdampak bencana longsor yang terjadi pada selasa malam (20/9/2016) di wilayah Sumedang, Jawa Barat.
" Sedih dan tidak betah tergambar pada anak anak yang terdampak yang berada di lokasi pengungsian GOR Tadjimalela ini", ungkap salah satu Sukarelawan PMI sumedang Roly Angga, Minggu (25/9).

Lebih lanjut Sukarelawan yang menjadi pendamping layanan PSP ini mengatakan, dengan cara sederhana seperti yang dia dilakukan bersama Tim PSP lainya paling tidak menghibur suasana hilangkan kesedihan dan mengembalikan senyum ceria mereka, melupakan sejenak bencana yang terjadi.

"Melalui Interaksi dengan anak-anak dengan cara mengajak bernyanyi, cerita, dan beberapa permainan edukatif serta pengenalan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Kami berharap mereka dapat menerima kenyataan dengan tetap memiliki semangat dan mental yang kuat,” ungkap pria dengan sapaan akrab Angga.

Berdasarkan data posko PMI Sumedang, longsor menyebabkan dua desa mengalami dampak terparah diantaranya desa Ciherang dan Desa Citengah.
Sementara yang mengungsi di Posko pengungsian GOR Tadjimalela ada sekitar 833 jiwa dan 320 kepala keluarga.

Rencananya pelayan PSP ini akan dilaksanakan juga besok hari di lokasi pengungsian kedua yang bertempat di Makodim 0610 Sumedang.
Informasi lanjut dapat menghubungi : Roly Angga 085779751722 (Petugas PSP)

Source : Lihat di sini

Saturday, September 17, 2016

Luapan Sungai Ciseel Hampir Ke Bibir Tanggul

Sungai Ciseel yang berada di perbatasan antara Ciawitali Purwadadi - Gunungdamar Sindangasih Banjarsari kini meluap akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Ciamis Selatan pada Jum'at Malam (16/9/2016). Hujan yang disertai dengan kilatan petir berlangsung semalam suntuk hingga pukul 7 pagi dan menyebabkan palawija pepaya yang berada di bantaran sungai Ciseel tergenang hingga ketinggian 1 meter. Jurnalisme Warga BangMisno yang datang ke TKP menilai bahwa kejadian ini jarang terjadi semenjak 5 tahun silam. Semoga peristiwa ini tidak membawa dampak buruk bagi masyarakat di sekitar sungai Ciseel.

Saturday, September 3, 2016

Memahami Depth of Field (Dof) & Cara Membuat Foto Bokeh - Fotografi Basic

Ini merupakan tutorial bagaimana caranya membuat foto Bokeh atau blur pada bagian belakang objek sehingga hasil fokus tertuju ke objek dengan lebih detail. Video ini juga memaparkan bagaimana pengertian dari Depth of Field (Dof) dan semoga bermanfaat.

Thursday, September 1, 2016

Bupati Nyatakan Garut dalam Situasi Darurat Bencana

Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada Selasa (20/9/2016) malam mengejutkan warga Garut yang terkena dampak musibah. Bupati Garut, Rudy Gunawan langsung meninjau sejumlah lokasi bencana.

“Garut dalam situasi darurat bencana. Saya imbau agar semua warga meningkatkan kewaspadaan,” kata Bupati saat meninjau lokasi banjir di RSUD dr. Slamet Garut, Rabu (21/9/2016) dini hari.

Rudy mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan PMI Garut agar segera memberika pertolongan kepada warga yang terdampak musibah banjir dan longsor. Sampai saat ini dirinya belum mengetahui data kerugian dan korban akibat banjir yang tiba-tiba menyapu kota Garut dan sekitarnya.

“Untuk korban masih dihitung dan diidentifikasi dulu. Nanti setelah pertolongan dilakukan akan didata,” katanya.

Rudy menyatakan, 8 jembatan dari Kota Garut sampai Limbangan dinyatakan berbahaya. Pasalnya banjir meluap sampai di atas jembatan.

Menurutnya, peristiwa seperti ini baru terjadi di Garut. Sehingga ia menyatakan Garut darurat bencana.

Masih menurut Rudy, dirinya sempat syok saat meninjau lokasi banjir di RSU. dr. Slamet ada yang meninggal di parkiran. Oleh sebab itu, ia akan turun langsung memberikan komando untuk memberikan pertolingan kepada warga yang terkena dampak banjir.

Sukarelawan PMI Itu Namanya

Pembicaraan mulai menyinggung tentang bagaimana penamaan Sukarelawan PMI pada saat disampaikan ke publik. Tujuannya agar publik mengetahui bahwa Sukarelawan PMI tidak sekedar "Sukarelawan" tapi mempunyai kompetensi. Tidak dipersamakan dengan relawan-relawan lain yang sebagian besar hanya bermodal niat dan tenaga saja. Walaupun saya tahu ada juga relawan di luar PMI yang mempunyai kompetensi di bidangnya. Tapi, pembicaraan kita mengerucut bahwa Sukarelawan PMI tidak boleh diremehkan. Tidak boleh paling ujung disebutkan, tidak boleh paling belakang saat dibariskan.


PMI adalah organisasi berbasis Sukarelawan, dan ini juga berlaku bagi perhimpunan Nasional lainnya di seluruh dunia yang tergabung dalam Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Sehingga istilah Sukarelawan adalah kewajiban. Namun, disinyalir kata Sukarelawan itu kurang "menjual" karena tidak tampak sisi kompetensinya. Oke, saya anggap ini benar, karena PMI sedang berusaha membangun persepsi sesuai misi yaitu profesional dan dicintai masyarakat.

Pembicaraan berkembang; "Kalau begitu, sesuai dengan konteksnya, karena ada banyak keahlian yang dilatihkan dan dikuasai oleh para Sukarelawan PMI". Intinya "Branding" kita adah PMI. Jadi yang utama adalah kata PMI. Sebagai contoh kalimat yang menunjukkan kompetensi PMI:

"Petugas medis PMI sedang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada korban bencana di Garut".

"Tim ambulans PMI Jakarta Selatan berhasil mengevakuasi korban runtuhnya JPO di Pasar Minggu".

Atau sebutan lain seperti Tim SAR PMI, dll.

Namun, sebutan Sukarelawan PMI sesuai konteksnya harus juga disebutkan, sebagai contoh:

"1000 Sukarelawan PMI sedang melakukan apel persiapan siaga Lebaran di Monumen Nasional Jakarta".

Penyebutan untuk publikasi adalah sangat penting agar informasi atau pesan secara optimal dapat diserap oleh masyarakat. Benar, tepat dan dimengerti. Hindari peristilahan atau singkatan yang membingungkan masyarakat seperti KSR, ERU, Watsan, RFL, WASH, dan lain-lain.Terpenting, "Brand" kita PMI.

Salam kemanusiaan

Backhoe Batal Beroperasi di Cireong

Karangpaningal - Peristiwa hujan gerimis yang berlangsung sepanjang hari selama tiga hari berturut-turut telah menyebabkan berbagai bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Bencana tersebut telah menelan korban jiwa, kerusakan rumah serta berbagai kerugian lain dan salah satu diantaranya rusaknya sebuah rumah di RT 02 Blok Cireong Dusun Langgen Desa Karangpaningal akibat longsoran tanah yang menimpa rumah Aan.

Gunturan tanah mengakibatkan jebolnya dinding tembok kamar dan tidak bisa diatasi dengan gotong royong melainkan menggunakan alat berat alias backhoe. Pihak korban sendiri telah memesan backhoe yang tiba pada malam sabtu dan rencananya akan digunakan untuk membersihkan tanah yang menimpa rumahnya.

Lantaran di daerah tersebut terdapat seorang anggota dewan dari Partai Demokrat, beliau mengusulkan untuk menggunakan backhoe dari Pemda, dengan terpaksa backhoe yang telah disewa tersebut batal beroperasi namun pihak Aan tetap mengeluarkan biaya Rp 12.000.000 guna membayar akomodasi alat berat tersebut.

Hingga siang ini, Minggu (16/10) belum ada tanda-tanda backhoe dari Pemda datang dan tentu niat baik dari anggota dewan tersebut perlu diapresiasi. Hanya saja usulan untuk menyewa backhoe tersebut terlambat lantaran kedahuluan oleh pihak korban.

Semoga saja peristiwa longsor ini tidak terjadi kembali di masa yang akan datang tentu dengan kesadaran semua pihak untuk menjaga lingkungan agar bencana bisa dicegah. (BM)

Seni Kriya Cara Membuat Boboko atau Bakul

Bakul merupakan sejenis anyaman bambu yang digunakan untuk menampung nasi atau membersihkan beras. Nama lain dari Bakul di wilayah Jawa Barat yaitu Boboko dan relatif memiliki harga Rp 12.000 untuk ukuran kecil sedangkan yang besar bisa mencapai harga Rp 18.000/unit.

Bakul atau disebut juga Cething kini kondisinya hampir mengkhawatirkan. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah pengrajin yang rata-rata tidak ada generasi penerus dari keturunannya.

Generasi muda lebih memilih karir lain yang sesuai dengan hobinya ketimbang harus meneruskan karya seni milik orang tuanya.

Sindanghaji sendiri memiliki pengrajin anyaman bambu pembuatan cething yaitu Bapak Surya. Beliau memproduksi puluhan cething setiap minggunya. Ilmu yang dimilikinya merupakan warisan dari Mbah Muradi.

Mari kita lihat video pembuatan cething berikut ini :

Selamat berkarya

Cek pula layanan padamu negeri di sini.

Cara Sembunyikan Judul dan Deskripsi Blog dengan Cepat

Ketika ingin menambahkan gambar header pada sebuah blog, terkadang keberadaan header dan deskripsi menjadi tidak beraturan. Untuk itu sebaiknya deskripsi maupun header disembunyikan sehingga tidak mengganggu penampakan gambar header.

Langkah untuk memulainya sangat sederhana :
1. Bukalah web blogger.com lalu login
2. Masuk ke blog yang akan disembunyikan header maupun deskripsinya
3. Pada bagian template, klik Edit HTML
4. Cari kode

dan letakkan kode berikut tepat di atasnya

.Header h1 { height: 0px; visibility: hidden; display: none; } .Header .description { height: 0px; visibility: hidden; display: none; }


5. Simpan hasil pekerjaan tersebut dan kini judul serta deskripsi blog sudah berhasil disembunyikan.

Monday, August 29, 2016

Pelantikan Ir Soekarno as Presiden Republik Indonesia Serikat

Video historis kiriman dari Belanda,
Tentang pelantikan Mbah Ir. Soekarno sebagai Presiden RIS.
Upacara diadakan di pendapa bersejarah
Kraton, Istana Sultan Yogyakarta.
Smoga manfaat dan penuh hikmah

Pemuda Pancasila PAC Purwadadi Amankan Jalannya Malam Resepsi Agustusan

Cigobang Karangpaningal - Puluhan anggota organisasi masyarakat Pemuda Pancasila (Ormas PP) mengamankan jalannya pagelaran musik dalam rangka tasyakuran malam resepsi kemerdekaan Republik Indonesia, Senin malam (29/8/2016). 

Anggota Ormas PP Edi Suyanto dan CEO Alsiraaj Group BangMisno
Tindakan pengamanan tersebut merupakan sebuah upaya ormas PP untuk menjaga keberlangsungan acara dan antisipasi kerusuhan massa.
Orkes Dangdut Madona
Hiburan dangdut pada malam tasyakuran resepsi Kemerdekaan Republik Indonesia diisi oleh grup facebook eh maksudnya orkes MADONA yang berasal dari Dusun Sindangsari, Desa Purwajaya, Kecamatan Purwadadi.

Salah satu anggota Ormas PP Edi Suyanto mengatakan, "hiburan dangdut pada acara tasyakuran malam resepsi Kemerdekaan Republik Indonesia kita libatkan Ormas PP sebagai benteng pengamanan utama".

Berdasarkan pantauan kami sekitar pukul 10 malam, hiburan dangdut tersebut berlangsung tertib dan aman. Bahkan sejumlah pedagang pun turut berjajar menjajakan makanannya hingga acara selesai. (BM)

Saturday, August 20, 2016

Menikmati Liburan di Pasar Malam Lapang Kecamatan Lakbok

Salah satu wahana anak di pasar malam Sukanagara

Sukanagara - Malam minggu biasanya dimanfaatkan muda-mudi untuk memadu kasih, baik itu di rumah orang tuanya maupun jalan-jalan ke tempat ramai. Kebetulan sekali malam ini cerah dan sang istri mengajak saya untuk menyaksikan event Pasar Malam di Desa Sukanagara.



Sabtu Malam Baiknya Nongkrong di Pasar Malam Sukanagara

Sukanagara - Malam minggu biasanya dimanfaatkan muda-mudi untuk memadu kasih, baik itu di rumah orang tuanya maupun jalan-jalan ke tempat ramai. Kebetulan sekali malam ini cerah dan sang istri mengajak saya untuk menyaksikan event Pasar Malam di Desa Sukanagara.
BangMisno Ketika Berada di Loket Kincir


Friday, August 19, 2016

Download Tugas Makalah Seni Kriya Ukiran Kayu

Data Sementara masih dalam perbaikan, untuk Unduh Makalah Tugas dan lainnya baik mengenai Seni Kriya Ukiran Kayu atau Ideologi Pancasila serta tugas makalah lainnya bisa langsung DICARI DI SINI.

Thursday, August 18, 2016

Gampa Karangpaningal Meriahkan HUT RI Ke 71

Karangpaningal - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gabungan Anak Pagantungan (GAMPA) Desa #Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, bersama dengan Kepala Desa Karangpaningal, Widodo Sujatniko turut serta memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Ke-71.

GAMPA melalui moment istimewa ini menunjukkan rasa cinta tanah air dengan membuat sebuah replika Tank Baja yang dibangun di atas kendaraan roda empat berupa mobil pick-up.

Pasukan berbaju loreng yang diiringi oleh tiga orang suster tersebut dikomando oleh bapak RT 19 yakni Trisman. Beliau merupakan seorang Ketua RT teladan yang memberikan banyak motivasi, inovasi dan berbagai terobosan di lingkungannya.

Tidak heran kalau pemuda GAMPA memiliki banyak kreativitas tinggi yang diwujudkan dengan mengadakan berbagai event seperti Membuat Replika Tank Baja, Panjat Pinang, Sepak Bola, Lomba Ngobeng dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan yang sama, Widodo Sujatniko pun turut memberikan apresiasi dan rasa bangga atas kreativitas yang dimiliki oleh komunitas #GAMPA tersebut. Kita berharap apa yang dilakukan mereka dalam moment HUT RI Ke-71 ini bisa ditingkatkan di tahun mendatang.

Friday, August 12, 2016

Download Driver Acer Aspire E1-432 Windows 7 64 Bit

Laptop tipe Acer Aspire E1-432 untuk sistem operasi windows 7, 8 dan 8.1 64 bit bisa diunduh di bawah ini. Driver ini bisa diunduh dengan mudah tanpa iklan, disediakan khusus untuk pengguna laptop Acer Aspire E1-432 dan tanpa adanya tutorial download bisa dipraktekan oleh siapapun.

Realtek Audio Driver 394.8 MB Download
Atheros Bluetooth Driver 251.5 MB Download
Broadcom Bluetooth Driver 184.3 MB Download
Realtek Card Reader Driver 10.2 MB Download
Intel Chipset Driver 9.9 MB Download
Realtek LAN Driver 5.7 MB Download
Intel (Management Engine) 55.9 MB Download
ALPS Touchpad Driver 57.8 MB Download
ELANTECH Touchpad Driver 124.0 MB Download
Synaptics Touchpad Driver 121.7 MB Download
Intel VGA Driver 157.6 MB Download
NVIDIA VGA Driver 252.3 MB Download
Atheros Wireless LAN Driver 251.5 MB Download
Broadcom Wireless LAN Driver 183.9 MB Download

Itulah Driver untuk laptop Acer Seri E1-432 64 bit. Semoga bermanfaat.

Wednesday, August 10, 2016

Lakbok Oh Lakbok | Curhatan Warga Lakbok dari Perantauan

Ini merupakan catatan facebook yang terdapat dalam sebuah grup "Paguyuban Warga Lakbok". Sebuah wadah silaturahmi warga Lakbok yang berada di manapun dan ingin terus menjalin silaturahmi sesama orang Lakbok. Berikut detail isi curhatannya :

LAKBOK OH LAKBOK

***PECEL***

Dua puluh lima tahun sudah saya meninggalkan tanah kelahiran saya. Lakbok. Alasan kepergian saya saat itu adalah karena ingin menuntut ilmu ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) di kota Ciamis. Sebenarnya, saat itu di Lakbok sendiri pun sudah ada SMA walaupun, kalau tidak salah, baru berdiri dan untuk yang pertama kalinya baru akan menerima siswa baru. Namun, karena dorongan yang kuat ingin belajar hidup mandiri, jauh dari orang tua (hehehe...lebay), maka sedikit pun saya tidak tergoda untuk sekolah di sekolah yang bernama SMA Negeri Lakbok tersebut. "Geus we, tong jauh-jauh teuing sakola mah, di Lakbok ge aya" kata orang tua saya saat itu sedikit melarang.

Maka sejak saat itu, tepatnya pertengahan 1992, saya resmi meninggalkan kampung halaman tercinta. Kampung halaman yang menyimpan berjuta cerita, seperti keindahan alamnya, keramahan penduduknya, keunikan budayanya, dan kelezatan kulinernya. Pecel, misalnya, sebagai salah satu olahan makanan khas masyarakat Jawa, cita rasanya berbeda dengan pecel-pecel yang ada di daerah lain, khususnya Jawa Tengah sebagai asal-muasal penganan tersebut. Pecel khas Lakbok memiliki ciri khas tersendiri. Bumbunya, yaitu berupa kacang tanah yang dihaluskan biasanya dicampur dengan garam, gula merah, kencur, cabe dan sedikit asam jawa. Jika saat saya masih kecil, cara menghaluskan bumbunya menggunakan cowet (cobek) dan mutu (ulekan) dengan cara digerus, sekarang mungkin sudah menggunakan alat khusus penghalus kacang tanah.

Bumbu kacang tanah yang telah bercampur rempah-rempah tadi kemudian diberi sedikit air sehingga bisa disiramkan ke dalam sayur-sayuran yang telah direbus atau dikukus. Nah, untuk sayur-sayuran ini pun berbeda dengan pecel dari daerah lainnya. Pecel ala Lakbok selain berisi sayur-sayuran pada umunya, seperti bayam, kangkung dan tauge, juga dilengkapi dengan sayur-sayuran yang, mungkin, hanya tumbuh di Lakbok. Apa sajakah sayur-sayuran khas Lakbok tersebut? Salah satunya adalah bunga kecombrang, bunga yang berasal dari sejenis tumbuhan yang tumbuh berkelompok seperti bambu namun tidak tergolong ke dalam tanaman keras. Aroma dan rasa bunga ini cukup keras dan sedikit masam, sehingga memberikan kesan khusus terhadap pecel.

Selain bunga kecombrang, sayuran khas lainnya adalah bunga turi. Pohon turi biasanya tumbuh di pematang sawah atau sebuah area terbuka yang banyak terkena sinar matahari. Pohonnya hampir mirip dengan pohon petai cina, sedangkan bunganya mirip bunga sedap malam namun ukurannya lebih besar. Warnanya hijau keputih-putihan. Jika bunga ini direbus atau dikukus dan digabungkan dengan sayur-sayuran lainnya dalam pecel, maka akan memberikan citarasa tersendiri.

Selanjutnya adalah daun krema. Daun ini sebenarnya merupakan rerumputan khas dataran rendah yang tumbuh di pematang sawah dan rawa-rawa. Karena berupa rumput, maka tumbuhannya pun pendek namun berumpun. Daunnya bulat dan halus serta berwarna hijau. Jika direbus maka rasanya pun sedikit kesat dan lembek, tidak seperti kangkung yang alot. Kelembekannya setelah direbus lebih mendekati kelembekan bayam.

Terakhir, biasanya ada tambahan daun cakra-cikri. Tanaman ini biasanya berupa perdu, biasa dibuat untuk pagar hidup di pekarangan rumah. Daunnya berbentuk lancip dan pinggirannya sedikit bergerigi. Jika direbus pun sedikit memberikan rasa langu. Cocok bagi penikmat kuliner yang bosan dengan rasa pecel yang monotan alias yang itu-itu saja.

Jika kesemua sayuran itu telah selesai dimasak baik secara bersamaan maupun terpisah, maka campurkan masing-masing sayuran tersebut secukupnya dalam satu porsi makan di atas piring atau daun pisang, lalu siram dengan bumbu kacang tanah tadi. Setelah disiram, jangan lupa aduk-aduk agar bumbunya menyatu dengan sayuran. Nah, kini saatnya Anda menyantap pecel tersebut.

Jika suapan pertama berhasil menyentuh lidah Anda, dijamin ....rasanya..... mak nyusss

Lanjutan isi catatan tersebut bisa di baca di sini. Lakbok memang sumber pangan dunia yang memiliki banyak potensi dan dirindukan.

Tuesday, August 9, 2016

Pelebaran Jalan Antara Ciawitali - Sindangkasih, Sekuat Apakah Kualitasnya?

Purwadadi - Isu trayek Sidareja-Pangandaran yang melewati area Purwadadi dan Banjarsari semakin gencar. Hal ini terutama dibuktikan dengan adanya proyek pelebaran jalan antara Pasar Ciawitali hingga Dusun Sindangkasih, Desa Purwajaya, Kecamatan Purwadadi. Dalam pengerjaan tersebut tidak ditemukan adanya papan informasi mengenai besaran dana dan lamanya pekerjaan tersebut.

Pelebaran hanya 0.5 m di sisi kanan dan kiri jalan
Pelebaran ini dikerjakan kurang lebih 20 orang dan sebagian warga setempat. Ada yang membuat saya berfikir akan kualitasnya yakni pelebaran tersebut hanya dikeruk sedalam 30cm, lalu diurug split dan bagian paling atas adalah semen kering dicampur split lalu diratakan dengan stoom walles. 
Pekerja Meratakan Split yang dicampur semen

Split yang dicampur semen diangkut dengan angkong
Puluhan Pekerja Pelebaran Jalan
Split dicampur semen yang telah dirataka
Penampakan Semen basah dan split yang telah dibasahi dan digilas
Ketika dilindas dengan mesin tersebut, pekerja menyiramkan air ke atas campuran split dengan semen tersebut menggunakan penyiram tanaman.
Biasanya pelebaran jalan untuk pengerasan semacam ini menggunakan cor beton jaya mix, jadi saya meragukan akan kualitas pembangunan yang sedang berlangsung di wilayah antara Ciawitali hingga Sindangkasih Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis.







Saturday, July 30, 2016

Menghangatkan darah sebelum transfusi dengan cara sederhana, dapat menurunkan kualitas darah

Sebagian besar masyarakat yang belum mengetahui bila melakukan transfusi darah biasanya dihangatkan dengan cara-cara tradisional , seperti menempelkan di bawah ketiak, dengan air hangat, bahkan microwave.

Praktik ini dianggap benar dan masih lazim dilakukan sebagian masyarakat bahkan petugas medis untuk menjaga suhu darah agar tidak dingin. Karena jika mentransfusi darah yang dingin bisa mengakibatkan gangguan irama jantung (latin: Cardiac Arrest). Meskipun suhu dingin darah juga penting dan harus dipertahankan.

Kepala Bidang Rekrutmen dan Pembinaan Donor di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pusat dr Sri Hartaty, mengatakan kebiasan ini banyak dipraktikkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat dan petugas medis serta minimnya fasilitas yang ada. Kebiasan ini, katanya, bukan tidak berefek. Jika menghangatkan darah tanpa alat khusus (blood warming), dikhawatirkan akan menurunkan kualitas darah.

“Akan terjadi kontaminasi pada darah karena kantong darah mempunyai pori-pori yang tidak terlihat secara kasat mata,” terang dr Sri Hartaty, usai memberi pelatihan pengelolaan darah bagi teknisi Unit Transfusi Darah (UTD) dan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) Se-Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Rabu (27/7).

Bila terkontaminasi bakteri pada darah, tambah Putri—sapaan dr Sri Hartaty--bisa mengakibatkan hemolisis yaitu pecahnya sel darah marah. Sehingga transfusi darah yang dilakukan malah menimbulkan reaksi transfusi bagi pasien, seperti alergi dan menggigil dan muntah.

Lulusan Universitas Indonesia (UI) ini juga menjelaskan, selain menyinggung alat blood warmer yang belum ada di banyak di rumah sakit, ia juga menyebutkan soal bank darah di rumah sakit. Menurutnya, seharusnya rumah sakit harus memiliki bank darah. Namun, baru rumah sakit besar yang memiliknya.

Bank darah, kata Putri, sebagai pelaksana dan penanggung jawab pemenuhan kebutuhan darah untuk transfusi di rumah sakit, juga sebagai untuk menyimpan darah dan memantau suhu simpan darah. Karena darah yang sudah dikeluarkan dari penyimpanan harus ditransfusi dalam waktu 30-60 menit. Jika tidak kualitas darah akan berkurang.

“Makanya diperlukan bank darah di rumah sakit, supaya darah yang sudah diambil dari penyimpanan di UTD tidak rusak,” jelas Kepala Bidang Rekrutmen dan Pembinaan Donor UTD PMI Pusat asal Aceh itu.

Tuesday, June 21, 2016

Pencarian korban tanah longsor hari ini nihil terkendala alat berat


SEMPOR - Hari ketiga pencarian korban tanah longsor didusun semampir sampang sempor tidak menemukan korban.pasalnya banyak batu batu yang besar dan sulit untuk diangkat kecuali pakai alat berat."kami kesulitan mengangkat batu batu yang besar itu,kecuali pakai alat berat mas,kalau tidak ya diledakan tapi kalau diledakan resikonya tinggi mas"ungkap salah satu relawan kepada berita kebumen.


Setelah kemaren sore tim SAR dan relawan berhasil menemukan satu orang korban tewas.korban terakhir ditemukan pada senin (20/6/2016) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban yang ditemukan adalah Sarinem (34) yang merupakan istri dari Satimun (44) yang lebih dulu ditemukan pada Minggu (19/6) sore.

Adapun korban lain yakni Rustin (55), Marsiyem (50), dan Sutinem (25) masih belum ditemukan. Sebelumnya dua korban yang sudah ditemukan pada Minggu (19/6) sore bernama Poniyem (50) dan Satimun (44). Poniyem ditemukan sekira pukul 15.00, namun baru bisa dievakuasi pukul 17.00 WIB.

Pasalnya, tim SAR gabungan kesulitan mengangkat jasad korban lantaran bagian kaki tertindih material longsoran. Sedangkan Satimun ditemukan pukul 16.00 langsung bisa dievakuasi.

Sedikitnya 18 elemen terlibat dalam pencarian korban. Antara lain dari PMI, TNI, Polri, PMI, Satpol PP, Senkom Mitra Polri, SAR Elang Perkasa, Tagana, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, hingga Menwa terjun melakukan pencarian.

Saturday, June 18, 2016

Hari Donor Darah Sedunia


Sambutan Plh. Ketua Umum Palang Merah Indonesia
Dalam rangka Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 14 Juni 2016
Assalamu’alaikumWarohmatullohiWabarokatuh
Salam Kemanusiaan !!!
Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayahnya hingga kita, dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi kemanusiaan.

Dengan Tema “Darah menghubungkan kita semua“ Blood connects us all mengundang semangat kerelawanan pendonor darah yang tulus dan ikhlas dalam diri setiap individu yang telah memberikan darahnya kepada sesama yang membutuhkan. Sebagai penghargaan dan ucapan terima kasih baik pendonor darah dalam penyebaran nilai-aksi-kemanusiaan sekaligus nilai-nilai kepalangmerahan yang terus berkobar dan terus berkelanjutan membantu umat manusia di dunia tanpa membedakan suku, bangsa, agama dan ras. Sehingga melalui darah dapat menghubungkan kita semua.

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia pada tanggal 4 Juni 2016, diadakan untuk mengingatkan semangat kebersamaan dan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pendonor darah sukarela, karena melalui kegiatan donor darah dapat meningkatkan dan menghubungkan sesama manusia, baik yang memberikan atau yang menerima darah. Melalui darah dapat menyatukan perbedaan . Dengan terus meningkatkan semangat kebersamaan sehingga pada akhirnya kesadaran masyarakat tentang kegiatan kemanusiaan ini dapat memenuhi kebutuhan darah yang aman dan produk darah.

Palang Merah Indonesia sebagai Perhimpunan Nasional di Indonesia
 yang mendapat mandat untuk menjalankan pelayanan donor darah memiliki peran yang sangat besar dalam mengkampanyekan donor darah sukarela. Dan slogan kampanye pada peringatan Hari Donor Darah Se-Dunia kali ini adalah ”Share life, Give Blood” Hal ini didorong oleh semakin meningkatnya kebutuhan akan donor darah bagi para pasien.

Oleh karena itu Palang Merah Indonesia semakin terpacu untuk meningkatkan strategi:
1. Mengajak masyarakat terutama anak muda yang sehat untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup (lifestyle), dengan terus menjaga kondisi tubuhnya tetap sehat. Setiap tahunnya target hingga 4,5 juta kantong darah sesuai dengan kebutuhan darah nasional, disesuaikan dengan standar Lembaga Kesehatan Internasional (WHO) yaitu 2% dari jumlah penduduk setiap harinya.
2. Peningkatan keamanan darah dari resiko penularan infeksi dari donor kepada pasien penerima darah, terhadap infeksi Sifilis, Hepatitis B, Hepatitis C dan HIV.
3. Mempermudah akses masyarakat dalam mendonorkan darahnya dapat dilakukan di 212 UTD di 210 Kabupaten/Kota se Indonesia, menyediakan gerai Donor Darah di tempat tempat public dan pusat keramaian di tengah kota seperti Mall, kampus kampus, sekolah, dan mobilisasi Mobil unit donor darah di UTD PMI di 33 propinsi.
4. Memberikaan apresiasi penghargaan terhadap para Donor Darah Sukarela, PMI memberikan piagam penghargaan kepada DDS yang telah menyumbangkan darahnya sebanyak 15 kali, 25 kali, 50 kali, 75 kali, dan 100 kali. Khusus untuk DDS 100 kali, PMI dengan Departemen Sosial memberikan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial yang disematkan langsung oleh Presiden RI.

Saudara-saudara dan semua Pendonor Darah Sukarela yang saya cintai,Tantangan PMI kedepan , dituntut untuk menjalankan tugas pelayanan secara professional dan memastikan penyediaan darah yang aman dan mudah diakses, melalui momentum Peringatan Hari Donor Darah Sedunia ini kami mendorong kepada semua jajaran Pengurus Provinsi, jajaran Pengurus Kabupaten/Kota dan Kepala UTD agar berkomitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bertepatan juga peringatan tahun ini dengan bulan Ramadhan, merupakan momentum untuk meningkatkan ketakwahan kita kepada Tuhan, menjalankan kewajiban agama dan memberikan semangat keakraban dan mempersatukan para pendonor darah sukarela / Komunitas Donor Darah Sukarela dengan tujuan untuk meningkatkan self esteem/ harga diri kepada pendonor darah sukarela dan motivasi untuk terus berbagi kepada sesama.

Selamat memperingati Hari donor Darah Sedunia.
SemogaTuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi kegiatan kemanusiaan .
Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Jakarta, Mei 2016
Plh. Ketua Umum
PALANG MERAH INDONESIA

GINANDJAR KARTASASMITA

Friday, June 17, 2016

Pengumuman 20 Besar Lomba Blogger #RedCrossDay



Lomba Blogger yang diadakan selama 1 bulan sejak 12 Mei hingga 12 Juni dalam rangka memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se-Dunia pada 8 Mei kemarin, telah terjaring 20 blogger yang bakal menjadi juara 1, 2, 3 dan 15 blogger lainnya untuk mendapatkan hadiah marchandise.

Lomba Blogger dalam rangka #RedCrossDay kali ini bekerjasama antara Palang Merah Indonesia dengan Komunitas Tau Dari Blogger dan berikut 20 blogger yang beruntung untuk menjadi pemenang hadiah utama dan marchandise :



1Yusuf Efendi  Menjadi Relawan Adalah Pengabdian
2 Iswati Berani Menjadi Relawan Siap Siaga
3 M Dio Riza        Kisahku Bersama PMI
4 Imawan Anshari       PMI Mengabdi sepenuh hati
5 Dina Mariana        Semula Bantu Keponakan Teman, Kini Sudah 55 Kali Donorkan Darah
6 Wulan Endah  Penanaman Lubang Biopori
7 Al-hanan    Mengisi senja bersama PMI
8 Muhammad Fawwaz Monumen Sepatu Anakku
9 Dwi Suparno   Relawan PMI Selalu Hadir di Manapun
10 Dwi Ernawati    Beraksi dalam aksi donor darah
11 Rahmi Isriana  PMI dalam Hati
12 Mahmudi     PMI, Peran dan Kehadirannya Yang Kian Terasa
13 Akhmad Solihin   SIBAT: Kolaborasi Sukarelawan PMI dalam Pengurangan Risiko Bencana di Wilayah Pesisir
14 Elisabeth Murni  PMI, Ada Dimanapun Untuk siapapun
15 Khairunisa Maslichul   Lestari Lingkungannya, sibat PMI donornya
16 Sella Rizky Asilya    Tidak hanya darah, lingkungan hidup juga
17 Lutfi Kurniawan  Berbenah dengan sampah
18 Ira Guslina Sufa      Selalu ada PMI di segala situasi
19 Tauhid Patriajaya     PMI riwayatmu kini
20 Syamsiah Ikhlas beramal berdayakan lingkungan

Selamat, bagi kamu yang masuk seleksi awal 20 besar. Tunggu pengumuman selanjutnya ya! Baca data selengkapnya di sini dan rekomendasi tulisan terbaik bisa dibaca di sini.