-

Rahasia Sukses Melalui Ibadah Sunah

Banyak orang yang terlalu bekerja keras hingga menghabiskan waktunya di tempat kerja, perjalanan atau tempat-tempat berkumpulnya para pekerja. Mereka terkadang tidak menyadari akan pentingnya ibadah termasuk sunah sebagai penyeimbang dari ikhtiar tersebut. Kerja keras memang harus dan tentu sesuai kapasitas masing-masing. Akan tetapi berdoa juga menjadi hal yang wajib, karena segala sesuatunya menjadi perlu keseimbangan antara ikhtiar dan doa. Ibarat kata berdoa tanpa kerja itu bohong, dan kerja keras tanpa doa adalah sombong.

Lalu ibadah sunah seperti apa yang harus kita lakukan atau waktu tepat agar doa kita menjadi lebih besar kesempatan untuk diijabah. Bagi kawan-kawan yang pernah mengaji atau sekedar menyaksikan pengajian di televisi, tentu pak ustadz pernah memaparkan bahwa waktu yang mustajab dalam berdoa yakni waktu sepertiga malam dan fajar menyingsing. Sehingga kesimpulan yang dapat kita ambil yakni waktu berdoa dalam shalat sunah Tahajud dan Shalat Dhuha. Kedua ibadah shalat sunah ini memiliki keistimewaan tersendiri karena doa kita lebih besar kesempatan untuk diijabah.

Mengenai ibadah shalat sunah Tahajud bisa dilakukan jam berapapun tentu setelah kita bangun tidur. Namun paling bagusnya ya sekitar jam 3 pagi. Ibadah shalat sunah Tahajud juga harus diiringi dengan shalat witir. Shalat sunah witir boleh dilakukan habis isya dan cukup dilakukan 1x saja. Apabila usai shalat isya kawan-kawan sudah melaksanakan sunah witir, maka saat usai shalat sunah Tahajud tidak boleh mengulang shalat witir. Karena shalat witir tidak boleh dilakukan lebih dari 1x dalam semalam. Mengenai jumlah rakaat sunah witir itu ganjil, kita bisa memilih 1 rakaat, 3 rakaat atau berapapun asal ganjil. Pada rakaat terakhir shalat sunah witir, usai membaca Alfatihah, kita harus membaca 3 surat yaitu Al Ikhlas, An-Nas dan Al-Falaq.

Kemudian mengenai shalat sunah Dhuha itu dilakukan usai fajar menyingsing sekitar jam 6 pagi hingga akan memasuki waktu dhuhur yaitu batas waktunya jam 11 siang. Keutamaannya yakni membantu kelancaran akan rejeki kita agar mudah diperoleh. Kerja keras yang tidak didukung dengan upaya doa hanya akan menguras energi semata. Saya jadi ingat pepatah ketika masih bersekolah di SMK, yakni berbunyi "Usaha Keras Tawakal dan Doa". Upaya kerja keras harus dibarengi dengan doa, karena sekuat-kuatnya kita di dunia itu tidak ada apa-apanya dibanding kekuasaan Allah. Maka kita wajib meminta dan ikhtiar dalam tindakan nyata, apapun pekerjaan anda bahwa keseimbangan itu wajib.


Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar tetapi dengan santun. Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment