Saturday, June 29, 2013

Cerita Malam Terakhir TKN V 2013


Malam minggu yang cerah dan langit penuh dengan bintang yang bertebaran, begitulah gambaran indah dan penuh warna-warni akan cerita tersebut. Tentunya kita akan meninggalkan beragam cerita yang tak terlupakan, baik itu oleh kita sendiri maupun mereka yang sudah terlibat di dalamnya.

Tak hanya kontingen yang berasal dari dalam negeri, akan tetapi juga berbagai kontingen dari luar negeri terlibat di sini. Saya pun berkenalan dengan salah seorang relawan yang berasal dari Negara Filipina, dia sempat mampir ke kedai Relawan yanga ada di stand nomor 12.

Bazar relawan yang lebih enak disingkat dengan bakwan, mempunyai beragam menu yang tentunya bisa dinikmati dengan penuh aroma kehangatan di dalamnya. Sementara bagi kita yang belum sempat mampir ke kedai kawan di bakwan ini, bisa pesan ke saya atau pak Itong.

Detik ini saat ku menulis diblog, kawan-kawan relawan PMI yang berjumlah 19 orang dari berbagai daerah baik itu Bali, Palembang, Jakarta Selatan, Bantul dan Banjarnegara. Kawan Relawan PMI yang begitu lelah nampak gembira dengan menghadirkan lagu dangdut di acara malam terakhir Temu Karya kali ini.

Berbagai ilmu yang penuh dengan manfaat tentunya mereka dapatkan, untuk itulah kita tinggal melangkah ke depan untuk berkarya yang lebih baik buat PMI. Semangat dan penuh dengan kreativitas tentunya. Semangat para relawan, marilah kita berkarya untuk PMI yang lebih baik.


masukan kode disini


Wednesday, June 26, 2013

Membahas Lambang di Temu Karya

Peserta temu karya yang berjumlah ribuan orang ini dari nusantara dan beberapa perwakilan negara donatur, turut meramaikan kegiatan temu karya relawan V di Selorejo, Ngantang, Malang.Udah ah buntu nih. lanjutin ntar aja deh.


masukan kode disini


Tuesday, June 25, 2013

Temu Bareng Pak Muas

Temu Karya Nasional V 2013 yang dilaksanakan oleh relawan PMI di Selorejo Ngantang Malang sejak 23 hingga 30 Juni 2013, tampak penuh dengan kreativitas para kontingen yang hadir di TKN V PMI 2013. Mereka menunjukkan berbagai kreasi seni baik berupa kesenian daerah, adat budaya dan lain sebagainya.

Tadi sore kami yakni saya dan Nova Wijaya menyempatkan diri untuk berkeliling arena galery Temu Karya dengan didampingi oleh pak Itong. Sesampainya di lokasi galeri, kami berpencar untuk menggali informasi yang ada terkait artikel temu karya.
 
Nova dan pak Itong menyambangi Ucil, Kevin dan beberapa kawan dari Bantul yang sedang duduk santai di warung kopi depan galeri. Sementara saya sendiri langsung tertuju ke camp galeri milik kontingen PMI DIY di mana Eko Suprianto berada.

Saya kunjungi Eko lantaran tadi saat pelatihan bersama dengan materi Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat dirinya turut serta. Orang itu dengan gaya khasnya yang melawak dan sedikit nyleneh, memberikan berbagai tanggapan terkait pertanyaan saya.

Selang beberapa menit dari diskusi singkat dengan Eko tersebut, tiba-tiba muncullah pak Muas yang didampingi beberapa orang salah satunya Wakil Pelaksana Temu Karya. Sembari melihat-lihat galeri Jogja ini pun, pak saya sempatkan menyalami beliau lantaran belum begitu paham.

Nova yang saat itu masih duduk ngobrol dengan kawan-kawan Bantul, menyambangi saya untuk segera berpindah ke kedai Kawan. Berkemas mengambil kamera dan tas yang masih terletak di warung tadi, kami pun segera melangkah kaki menyambangi galeri lain di sekitar kedai Kawan.

Entah bingung atau apa, Nova yang sedari tadi mengamati kedatangan pak Muas pun masih berkeliaran mencari siapa itu orang yang bertopi merah. Saya yang kebetulan sudah faham kalau beliau orang yang dimaksud dr. Seno, aku pun memberitahu bahwa beliau bernama Pak Muas orang pusat yang sering diceritakan itu.

Kesempatan ini pun dimanfaatkan baik oleh Nova untuk berdialog dengan beliau terkait galeri yang ada, serta mendapatkan banyak tanggapan akan galeri mana saja yang unik. Beliau mengagumi DIY yang beberapa kali selalu menunjukkan ciri khas daerah, sedangkan yang lain lebih banyak ke arah perdagangan.


masukan kode disini


Monday, June 24, 2013

Tema Berita Temu Karya

Saat bersibuk ria merancang galeri Kedai Kawan di boot pameran, saya secara kaget mendapatkan telpon dari Pak Seto yang isinya suruh merapat ke Sekretariat untuk menghadap dengan mbak Ola. Posisi saat itu masih berbenah dapur di belakang galeri, bersama Bambang Widodo dan Dang Adi kami pun segera membenahi calon dapur tersebut.

Waktu yang masih menunjukkan pukul dua siang kira-kira lebih lima belas menit, saya beserta kawan-kawan yang sibuk ria membangun boot pameran galeri di stand nomor 12 istirahat sejenak untuk mencari makan siang. Sempat berputar kesana-kemari mencari menu yang siap disantap untuk mengganjal perut yang sudah keruyukan ini.

Karena didapati bahwa menu yang disediakan oleh warung dengan pemilik yang sudah memasuki dunia putih berkisar kepala enam tepatnya, kami pun bergeser ke warung lain dengan menu unik nan cantik yakni pecel telor plus ayam soun. Bersambung.....


masukan kode disini


Sunday, June 23, 2013

Berbenah Kedai Kampung Relawan

Sehari penuh dengan berbagai aktivitas guna persiapan pembukaan Temu Karya Nasional Relawan PMI 2013 termasuk di dalamnya berbenah Kedai Kawan yang rencananya bakal selesai sore hari, nampaknya bisa larut hingga malam dan tentu saja konsep awal yang sudah dipersiapkan mengenai bangunan ini nampak berubah.

Seperti kita ketahui bersama bahwa perencanaan bangunan yang sudah kita persiapkan sejak di Kebumen dengan rancangan Pak Toto Karyanto, perlu direhab dan tentunya konsep awal tersebut perlu improvisasi agar menarik dan nyaman ditinggali. Bersama dengan Firman dan saya sendiri yang masih agak kurang fit, berusaha sekuat tenaga membantu menyelesaikan kedai tersebut.

Walaupun sore ini belum beres, nampaknya akan dilembur pembuatan kedainya hingga entah sampai jam berapa. Saya sendiri yang terbiasa bergadang pada masa kondisi fit tentunya, biasa tidur sampai dengan jam dua pagi. Namun kali ini masih berupaya menjaga kesehatan yang cukup merasa kedinginan, eh ya semoga walau bergadang sampai pagi semoga bisa fit terjaga. Udah sampai sini aja bingung mau nulis apalagi.



Sukses Kawan Semua...


Saturday, June 22, 2013

Perjalanan Seru Ke Selorejo

Berangkat dari Ciamis sekitar jam 1 siang usai shalat jumat, saya meluncur sendirian dengan berpamitan ke Kebumen menuju tempat Pak Toto Karyanto untuk koordinasi guna kegiatan di Selorejo. Berangkat berbekal dengan netbook lenovo yang setia menemaniku hingga kemanapun daku pergi, ditambah lagi dengan pakaian seperlunya dan tentu saja bawa oyek sebagai makanan pokok nanti di lokasi temu karya.

Menaiki bis dari Cukangleuleus menuju Purwokerto hingga akhirnya berpindah ke bus besar "Sumber Alam" arah Kebumen, saya dengan semangat dan penuh antusias sembari mengabari pak Toto Karyanto arah pergerakan saya di sini. Untung saja dengan penuh kesabaran dari kawan-kawan dan tentu saja pak Itong itu sendiri, saya pun bisa sampai di Kebumen dengan sebelumnya naik ojek dari Simpanglima menuju rumah pak Itong (untung dibayar 10ribu tukang ojegnya manut).

Hahaha.... datang-datang langsung saja disuruh ngopi oleh pak Itong, ya sudah saya langsung saja bikin kopi di dapurnya dan dengan lahapnya saya makan dengan menu ikan asin plus sisa sambal. Asik deh disaat lapar perut langsung terisi dan untungnya menunya juga mantap joss gandos karena ada tempe goreng di sana.Berkoordinasi sebentar dan tentu saja menunggu kedatangan truk yang akan membawa perlengkapan kedai kawan, kami bercerita ngalor ngidul mengenai kisah menyebalkan lantaran ada truk yang sempat disewa pak

Itong namun membatalkan secara sepihak lantaran ada yang membayar lebih tinggi. Dengan penuh kesabaran dan sempat mangkel itulah, akhirnya pak Itong dapat sebuah truk yang kini membawa perlengkapan kami di sini.Meluncur tepat jam 21.15 wib dari kediaman pak Itong, kami berempat beserta dua orang awak truk langsung bergegas menuju Markas PMI Cabang Bantul. Melewati daerah perkotaan hingga ke arah

Kutowinangun Pasar Kelapa tepatnya, kami berbelok kanan untuk melewati arah pesisir pantai selatan hingga sampailah di daerah Lendah Kulon Progo - Srandakan dan tibalah kami di Markas PMI Bantul. Perjalanan yang penuh dengan cerita mengasyikkan namun mengejutkan jantung lantaran banyak jalan berlubang kami lewati hingga membuat spot jantung yang begitu dagdigdug. Hampir tepat tiga jam perjalanan dari Kebumen tersebut, di Markas PMI Bantul saya disambut dengan kawan-kawan PMI yang sudah siap meluncur bareng ke arah Selorejo. Tentu dengan berkemas berbagai perlengkapan berupa tenda, tikar dan peralatan lain yang dibutuhkan, santai dulu sejenak untuk meluruskan punggung sebelum lanjut langsung ke Selorejo.

Dalam sebuah percakapan di Rumah makan Nganjuk, pak itong berkata bahwa tetangga sebelah belum paham akan kalimat yang beliau lontarkan yakni "Untuk kebaikan pintu selalu terbuka". Artinya ini Kampoeng Relawan terbuka buat siapapun yang menginginkan kebaikan dan perbaikan di tubuh PMI. Siamo.

Sedia Blangkon Untuk Kulak Atau pun Personal, Hubungi 085221882886


Thursday, June 20, 2013

Emergency Respon to Selorejo

Berjiwa emergency rupanya sudah menjadi kebiasaan yang tak terelakkan, hal itu nampak pada berbagai aktivitas yang kita lakukan dan mengenai berbagai dampak akibat tak terlalu parah. Hal yang sudah biasa saya lakukan bila ingin melakukan tindakan, selalu dalam keadaan terpepet alias emergency.

Dampak nyata dari kegiatanku yang selalu emergency atau bisa dibilang mendadak ini nampaknya menjadi kekagetan tersendiri bagi orang tua saya. Pasalnya tak tahu rencana awal tiba-tiba saja akan melakukan perjalanan jauh yang notabene berada di wilayah Ibukota.

Orang kebanyakan mencari kerjaan di Jakarta eh saya mah jalan-jalan, hal yang bisa bikin orang tergagap usai mendapat jawaban dari saya "Ke Jakarta ya cuma buat kopdaran blogger aja". Hehe bukan karena hal apapun tetapi silaturahmi melandasi saya supaya banyak berkomunikasi dengan khalayak ramai di dunia ini.

Berbekal keberanian yang tentu saja ada dalam jiwa saya, yakni jiwa traveling plus nekat tentu membuat diri ini semena-menena dalam merencanakan berbagai tindakan. Haha intinya sudah terbiasa emergency ya hal apapun termasuk menulis lomba ya emergency aja nunggu jadwal atau deadline baru lancar nulisnya. hahahaha


Butuh Blankon Hubungi Saya 085871265667 Harga Mulai 35K


Tuesday, June 18, 2013

Diam Bila Tak Ingin Terlihat Bodoh

Masih teringat akan pembicaraan di bus dengan penumpang asal Klaten terkait banyak hal, salah satu diantaranya mengenai materi donor darah. Terkait hal ini beliau menuturkan bahwa donor darah kita kasih gratis koq pas mau butuh kita harus bayar.

Lantaran persoalan ini dan belum dipahami alur yang harus diketahui, akhirnya kakak ipar mba Erni ini (nama perempuan tersebut setelah ku berkenalan) memberikan kesan negatif bahwa PMI memperjual belikan darah. Sebetulnya hal yang harus dipahami adalah bahwa segala bentuk kebutuhan yang digunakan dalam proses pengolahan darah itu membutuhkan biaya.

Biaya yang meliputi kantong darah (karena Indonesia belum bisa produksi sendiri dan masih import), biaya pemeriksaan terhadap virus semacam HIV AIDS, Hepatitis dan lain sebagainya termasuk tenaga UDD itu sendiri. Artinya saat kita menyumbangkan darah memang gratis, tetapi bila kita butuh darah ya biayanya untuk penggantian tadi di atas.

Bila negara kita sudah bisa produksi kantong darah sendiri, paling tidak itu bisa mengurangi biaya produksi pengolahan darah. Sehingga darah yang sehat dan aman bisa dijangkau oleh kelas masyarakat menengah ke bawah.

Apa yang akan disampaikan dalam pembicaraan ini adalah saat si mba Erni berbicara banyak hal mengenai keluh kesah yang dialami kakak iparnya terkait donor darah, lalu saya pun menjelaskan secara gamblang dari keseluruhan proses pengolahan darah. Akhirnya si mba itu pun memahami mengapa saat kita donor tidak dibayar dan saat butuh darah harus bayar.

Kemudian saat berbicara mengenai hal lain di luar materi donor darah tadi, dia lebih memilih diam dahulu apabila materi yang kita diskusikan belum dipahami. Karena dia pernah dapat petuah bahwa "Lebih baik diam bila tak memahami agar tak kelihatan bodohnya".

Pesan yang singkat namun dalam maknanya dan benar bahwa saat kita tidak paham sesuatu jangan asal bicara melainkan pelajari dan pahami dahulu. Setelah benar mengetahuinya tentu kita bisa berbicara sebagai tanda peran aktif dalam suatu forum.


Sedia Blangkon Klewer Harga 35ribu IDR, Kontak 085221882886


Monday, June 17, 2013

TKN2013 Waha Berbagi Ilmu, Rekanan dan Jodoh

Mulai hari minggu tanggal 23 - 30 Juni 2013 tahun ini, Relawan PMI se- Nusantara dan beberapa perwakilan negara tetangga akan meramaikan event akbar "Temu Karya Nasional Relawan PMI 2013" atau yang lebih enak disingkat menjadi TKN2013. Event ini akan diresmikan oleh pak MJK dan WapresRI B.

Acara yang berlangsung selama seminggu penuh ini akan dimanfaatkan oleh para kontingen dari berbagai daerah guna mengukur sejauh mana kemampuan dan tingkat pemahaman berbagai materi kepalangmerahan, pertolongan pertama serta berbagai tindakan kemanusiaan yang ada di PMI.

Wahana ini bukan bertujuan utama untuk kompetisi melainkan saling berbagi ilmu dan pengalaman antar sesama relawan agar tindakan kemanusiaan yang dijalankan oleh para relawan PMI ini bisa berjalan optimal. Saat lomba tersebut berlangsung tentu kita akan melihat berbagai tingkat pemahaman, nah disisi itulah kita bisa saling support dan berbagi wawasan tentang berbagai materi di PMI.

Hemmm... siapapun yang menang nanti tak perlu berbangga hati dan siapapun yang kalah tak perlu rendah hati justru kita bisa belajar untuk mengisi kekurangan yang ada dalam pemahaman ilmu di PMI ini. Semangat dan terus berkarya relawan PMI, bersama-sama kita ringankan beban saudara kita.

Selain wahana perlombaan, tersedia pula booth yang memamerkan hasil kerajinan di tingkat daerah atau pun hasil karya para relawan dengan berbagai kreasi unik dan menarik. Berbagi souvenir antar kontingen ataupun berkenalan dengan kawan baru di sana (semoga dapat jodoh ya mblooo.....). Udah gitu aja.


Sedia Blangkon berbagai macam tipe harga mulai 35.000 IDR Hubungi 085221882886


Sunday, June 16, 2013

Ketika Seseorang Mempertanyakan Keyakinan terhadap Tuhannya

Awal Postingan Nova yang Akhirnya jadi bahan pertanyaan si Andiv
 Tergerak hatiku karena ingin menjabarkan suatu ketidak sepakatan akan pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang Andiv. Komunikasi yang berawal dari status Nova Wijaya di facebook yang isinya "Allah pasti berikan yang terbaik bagi siapa saja yang minta petunjuk dariNya..". Kemudian si Andiv pun mengomentari status tersebut dengan kalimat "Andiv Mubaroq buktikan klo Allah ada hayo. ?".

Mulai dari sini lantas si Nova pun membeberkan berbagai dalil akan adanya Tuhan yang dalam Islam Tuhan kami adalah Allah SWT. Beberapa dalil yang Nova Wijaya jabarkan sebagai berikut :

Dalam dalil naqli Alqur'an n hadist Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia." Surat al-Ikhlas ayat 1-4.

Dalil Aqly, yaitu kebenaran berdasarkan pemikiran contohnya, 1 + 2 = 3, kalau tidak bergerak pasti diam, apa saja yang ada, pasti ada yang mengadakan.

Dalil Kaun, yaitu dengan melihat ciptaan yang ada di jagad ini. Adanya bumi pasti ada yang mengadakan. Bumi berotari, bergerak pasti ada yang menggerakan. Adanya peraturan siang dan malam, musim hujan dan musim kemarau pasti ada yang mengatur. Yang mengadakan, yang menggerakan, yang mengatur, itulah Allah SWT.

Dalil Fithroh, yaitu kemampuan setiap orang yang terdapat pada dirinya tanpa belajar dari siapapun, contohnya, menangis dan tertawa, rasa kenyang, lapar dan haus, sakit dan enak dan lain-lain. kesemuanya menunjukan ada yang menetapkan dan menghendaki, yaitu Allah bukan dirinya, karena sudah ada sejak lahir.
Dengan lugas dan jelas Nova Wijaya pun menjabarkan dengan detail berbagai dalil yang menyatakan keberadaan Tuhan. Seolah menguji pemahaman atau keyakinan seseorang entah dengan maksud apa dibalik semua itu, Andiv pun kembali mencerca Nova Wijaya dengan pertanyaan Andiv Mubaroq "apa km tau sndiri than it ada?"

Pic Komentar Andiv Mubaroq "apa km tau sndiri than it ada?"
Kemudian dengan tegas Nova pun menjawabnya 
"Nova Wijaya : Andiv Mubaroq kamu pernah ditampar atau nggak ditonjok mukamu nggak,,???".
"Andiv Mubaroq :hahahaha nggak tuch. . ."
"Nova Wijaya : sakit nggak rasannya kalau kamu ditampar atau ditonjok kayak gituw..??"
"Andiv Mubaroq : sakit tyuz knpa?"
"Nova Wijaya : tunjukkan padaq wujud rasa sakit itu....!!!"
"Andiv Mubaroq : gak bsa kmu kan gag lg sama aku. . xixixi"
Komentar Akhir Andiv yang seolah kehabisan kalimat
Saat Nova Wijaya bertanya kepada pemilik 085736185995 yang notabene bernama M. Andiv Mubaroq tersebut yang isinya meminta Andiv menunjukkan wujud rasa sakit itu, dia pun tak bisa berbuat banyak alias kehilangan akal dengen ngeles memberikan jawaban "gak bsa kmu kan gag lg sama aku. . xixixi".
Menjawab hal itu si Nova pun kembali melanjutkan penjelasannya.
"Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan. Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang ditempatkan bersama syaitan di neraka"
1. Allah Diatas Arsy
-Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy . Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.(QS. Al-Araf : 54)

-Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia.Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? (QS. Yunus : 3)

-Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan , menjelaskan tanda-tanda , supaya kamu meyakini pertemuan dengan Tuhanmu. (QS. Ar-Ra�d : 2)

-Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang bersemayam di atas 'Arsy .(QS. Thaha : 5)

-Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas Arsy , Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah kepada yang lebih mengetahui tentang Dia. (QS. Al-Furqan : 59)

-Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy . Tidak ada bagi kamu selain dari padaNya seorang penolongpun dan tidak seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?(QS. As-Sajdah : 4)

-Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas 'arsy Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya . Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.(QS. Al-Hadid : 4)

2. Allah Di Langit

-�Tidakkah kamu merasa aman dari Allah yang berada DI LANGIT bahwa Dia akan menjungkir-balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang. Atau apakah meraa aman terhadap Allah yang DI LANGIT bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat) mendustakan peringatan-Ku�. ( QS Al-Mulk : 16-17).

-Dari Abdullah bin Amr bahwa Rasulullah SAW bersabda,�Kasihanilah yang bumi maka kamu akan dikasihani oleh Yang DI LANGIT�. (HR. Tirmiziy).

3. Tidak Ada Keterangan Bahwa Allah Ada Dimana-mana
Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Hadid : 4)

Usai si Nova Wijaya ini menggambarkan tentang adanya keberadaan Tuhan, si Andiv pun dengan nylenehnya memberikan pertanyaan. "Andiv Mubaroq pa km mlht ql Allah ada dilangt HAYO..".

Pertanyaan Andiv saat bertanya "pa km mlht ql Allah ada dilangt HAYO"
Lantas hal ini pun kembali memicu pemikiran Nova Wijaya untuk membalas comentar Andiv tersebut.
Nova Wijaya : Apa kamu mau jadi wahabi Andiv Mubaroq ..???
Nova Wijaya : “Barangsiapa berkata: Saya tidak tahu apakah Allah berada di langit atau barada di bumi maka ia telah menjadi kafir. Karena perkataan semacam itu memberikan pemahaman bahwa Allah bertempat. Dan barangsiapa berkeyakinan bahwa Allah bertempat maka ia adalah seorang musyabbih; menyerupakan Allah dengan makhuk-Nya” (Pernyataan al-Imam Abu Hanifah ini dikutip oleh banyak ulama. Di antaranya oleh al-Imam Abu Manshur al-Maturidi dalam Syarh al-Fiqh al-Akbar, al-Imam al-Izz ibn Abd as-Salam dalam Hall ar-Rumuz, al-Imam Taqiyuddin al-Hushni dalam Daf’u Syubah Man Syabbah Wa Tamarrad, dan al-Imam Ahmad ar-Rifa’i dalam al-Burhan al-Mu’yyad).

Dengan nada enteng dan sombongnya si Andiv pun membalas "Andiv Mubaroq : copas copas copas copas". Lalu Nova yang sedari tadi cukup bersabar pun kembali menjawab dengan nada sedikit kesal "
Nova Wijaya : Andiv Mubaroq Apa kamu tidak berlebihan menguji keimanan seseorang...karena iman kita itu hanya Allah yang tau seberapa besarnya...apa kamu tidak sadar akan pertanyaanmu itu kamu sudah seperti para WAHABI".

Hal ini rupanya memancing rasa penasaran seorang kawan bernama "Musytariif Muhamad ...Tuhan tidak untuk diperdebatkan...Tuhan itu untuk di imani...kalau mau berdebat tentang Tuhan...biarkan Tuhan menghiasi di hati kalian masing2.berdebatlah dengan hati kalian...dan jika ingin ketemu Tuhan,,,maka MATIlah...dan itupun jika Tuhan mau menemuimu...
karena sifat Tuhan ada d diri kita masing2...selamat mencari Tuhan
". Seolah menengahi bahwa Tuhan bukan untuk diperdebatkan melainkan diimani.

Masih berdalih dan merasa ingin menang, si Andiv pun kembali berkomentar dengan sebuah kalimat pembelaan "Andiv Mubaroq : klo saya jelasin di koment tidak akan selesainya lbh baik ya scra face to face"


Kemudian saudara Musytariif Muhamad pun mengingatkan si Nova Wijaya dengan komentar "Musytariif Muhamad hayo aD Nova Wijaya...kita tidak perlu menjadi Tuhan yang kemudian memvonis orang itu Kafir,wahabi, berdosa atau apapun...biar Tuhan yang memilihkan kita seperti apa...
"Inna akromakum indallahi atqakum"...keimanan seseorang terukur dari ketaqwaan...selamat bertqwa
". Tak berhenti di sini, dia pun (Musytariif Muhamad) menjawab pernyataan si Andiv tadi, "Musytariif Muhamad : Mas Andiv...tingkat pengetahuan seseorang mengenai Tuhan selayaknyalah tidak di uji dalam ruang yang dapat mengaburkan pandangannya tentang Tuhan, karena keterbatasan ruang dan waktu...biarkan aDq Nova Wijaya belajar dengan caranya...kita sama2 belajar membelajari bagaiamana orang lain megenal Tuhannya...dan dialog yang bagus mengenai Tuhan...memang saya sepakat jika saling bertatap muka. semua biar terasa Indah...indah di mata dan indah di hati...
23 jam yang lalu · Suka
Musytariif Muhamad : “Dan Allah sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepadamu hal-hal yang gaib, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasul-Nya. Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar.” (Qs. Ali Imran [3]:179) Dan pada ayat, “(Dia adalah Tuhan) yang mengetahui yang gaib dan Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang gaib itu. kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka Dia menetapkan para penjaga (malaikat) di hadapan dan di belakangnya.” (Qs. Al-Jin [72]:26-27)
"

Kesimpulan akhir yang akan saya jabarkan di sini adalah sejauh mana kita meyakini keberadaan Allah melalui apa yang kita lihat, dengar dan rasakan. Semua itu ada karena Maha Ada yang Maha Menciptakan, sedangkan mempertanyakan sejauh mana keyakinan atau keimanan seseorang terhadap keberadaan Tuhan, itu merupakan hal yang keliru karena Tuhan bukan untuk diperdebatkan.

Saturday, June 15, 2013

Asiknya Nonton Kesenian Kuda Kepang

Bertempat di kampung Jamban desa Sidaharja, saya dan segenap warga dusun Jamban berbondong-bondong menyaksikan kesenian kuda kepang alias jatilan. Kesenian ini memadukan berbagai atraksi mulai dari loncat harimau maupun yang khas yakni barongan.

Kesenian rakyat yang kini sudah mulai bersaing dengan kemajuan jaman alias berjuang ditengah-tengah era modern, nampaknya memaksa mereka untuk terus melakukan inovasi agar diminati oleh masyarakat pada umumnya.

Tentu saja dengan kreasi yang penuh dengan makna hiburan tanpa menghilangkan unsur-unsur budaya, hiburan kuda kepang ini akan terus diminati masyarakat khususnya kelas menengah ke bawah.

Hiburan ini sudah lama ada di Indonesia dan merupakan budaya khas bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan keberadaannya. Kita semua memang tergerus oleh era budaya modern yang tentu saja sangat berpotensi untuk terus bersaing dengan kesenian modern dengan catatan lebih mengedepankan unsur budaya barat.

Kuda kepang yang saya nikmati ini merupakan grup kesenian rakyat yang bernama "Sekar Wangi Group" pimpinan M. Mustar dan sebagai pelindung dari group ini bernama Bapak Kawer.

Sebuah group Jatilan yang memiliki inovasi dan kreasi ini memiliki segudang pertunjukan berupa Lais (mendem, kesurupan), Sintren, Barong dan Campur Sari.

Sekar Wangi Group ini bermarkas di Kampung Sindanghaji RT 33 RW 05 No 09 Sidaharja Lakbok Banjar 46385. Bagi anda yang berminat monggo kontak langsung ke nomor 081323 065856.

Jual Hape Blackberry Gemini 8520, second baru dipakai dua bulan. Sale 1 Juta HARGA PAS. Hubungi Admin Bangmisno 085221882886. email : bangmisno@gmail.com


Friday, June 14, 2013

Belum Ada Indikasi Kerusakan di Koridor Tasikmalaya

Gempa yang terjadi pada 13 Juni 2013 malam sekitar pukul 23.47 WIB yang mengguncang barat daya Kabupaten Tasikmalaya dengan kekuatan 6.5 SR telah membuat panik warga di berbagai daerah terutama pesisir selatan hingga ke Kabupaten Kediri.

Hal ini tentu saja membuat panik warga Bantul DIY yang dahulu pernah diterjang gempa hebat pada 27 Mei 2006 silam, dan kini kembali mengalami gempa yang cukup lama getarannya walaupun letak pusat gempa sangat jauh.

Bahkan gempa yang terjadi pada malam jumat tersebut juga membuat panik warga Kediri hingga mereka harus berlarian keluar rumah guna menyelamatkan diri.

Kemarin pagi saya merapat ke PMI Banjar guna menggali informasi apakah dari pihak PMI Tasikmalaya sudah mendapat laporan mengenai korban jiwa atau pun kerusakan hunian akibat gempa tersebut.

Ternyata kondisi di wilayah Tasikmalaya dan beberapa daerah lain di Jawa Barat masih dalam keadaan normal dan terkendali. Namun demikian getaran gempa yang cukup kuat membuat panik warga yang bermukim di daerah tersebut terutama pesisir yaitu Cipatujah dan Cikalong.

PMI Banjar yang letaknya dekat dengan rumah saya pun menjadi tempat untuk berbagi informasi terkait kegiatan kepalang merahan termasuk info bencana. Saya yang menemui pak Endang JH kemarin pagi, selain bermaksud menyampaikan amanat pak Bambang Puspo terkait data titipan untuk PMI Banjar juga membicarakan masalah gempa.

Semoga sampai hari ini tak ada laporan terkait korban jiwa atau pun kerusakan bangunan, dan warga pun bisa kembali ke rumah masing-masing dengan aman walau masih sedikit kecemasan bila terjadi gempa susulan.

Wednesday, June 12, 2013

Menjadi Relawan PMI Itu Tetap Bisa Kerja dan Kuliah



Melihat dari sudut pandang seorang kawan akan makna relawan bahwa menjadi relawan itu tidak bisa kerja dan kuliah, maka saya putuskan untuk berbagi postingan ini guna mereka pahami. Entah dari sudut pandang mana bahwa relawan itu tidak bisa bekerja ataupun kuliah, tentu ini hal yang keliru dan perlu dijelaskan kepada mereka yang belum memahami tentang konsep relawan itu sendiri.

Relawan yang berasal dari kata "Rela" dan "wan" yang menunjukkan person, maka relawan bermakna dasar seseorang yang dengan rela tanpa paksaan dari pihak manapun atas dasar nuraninya untuk meluangkan waktu, tenaga dan sumbangsih pikirannya guna tugas-tugas kemanusiaan.

Sedangkan makna relawan PMI sendiri seperti yang dijabarkan oleh mas Tri Sugiarto adalah "Ok..anggap ini diskusi aja...menurut aku, yg mendasar kita hrs tahu arti kata relawan dulu stelah itu kita kaitkan dgn kata suka.,jd kalimat suka relawan brarti kumpulan dari relawan2 yg melakukan kegiatan kerelawanan dan dlm tkait kata relawan PMI brarti personal/individu yg dgn sadar tanpa paksaan masuk dlm PMI utk mluangkan waktu,pikiran,tenaga dan matrial mengikuti dan menjalankan proker PMI dgn ikatan waktu yg dtentukan maupun tdk..."
 
Lain lagi dengan mas Seto Handoko yang menjabarkan relawan demikian "relawan adalah mereka yang meng-infaq-kan tenaga, mensedekahkan waktu dan men-zakat-kan profesi....". Tersirat dari statement tersebut bahwa relawan berarti berupaya sepenuh hati memberikan sumbangsihnya berupa daya (tenaga), waktu dan profesi yang bisa diistilahkan kepada sumbangan materi juga (pendapatku sih).
 
Terkait penjabaran bahwa menjadi relawan itu tidak bisa kuliah dan bekerja, ini akan saya kaitkan dengan pemaknaan relawan yang dicetuskan oleh IFRC. Bahwa relawan itu bekerja paruh waktu, artinya hanya beberapa jam saja dalam tiap minggunya ketika bekerja jadi relawan. Hal ini tentu saja bisa dilakukan ketika kegiatan relawan tidak berbarengan dengan aktivitas utama kita seperti kuliah dan bekerja. Jelas ya sampai di sini bahwa menjadi Relawan tetap bisa dilakukan sepanjang tak benturan dengan aktivitas sehari-hari. (Lebih detail bisa lihat gambar di atas).



masukan kode disini


Blekberi Tercebur, Ganti IMEI Solusinya

Nasehat Mas Seto Handoko Untuk Berganti IMEI
Semalam aku mimpi yang cukup aneh dan tak nyata karena ada dalam mimpi, ceritanya saat bermain di jembatan tengok macam ke bawah aliran sungai tersebut yang notabene air tawar. Tampak sekepala ikan hiu yang bermotif totol laksana macan kumbang melewati tempat ku berada, karena berjarak 10 meter dari aliran sungai si hiu pun terus melaju tanpa menghiraukanku.

Entah apa hubungan dari mimpi tersebut, namun hari ini alhamdulillah ku diberikan suatu nasehat yakni waspada kalau bawa hape ke sawah. Pasalnya saat sedang meratakan petak sawah tadi siang, hp blekberi yang berseri curve 8520 tersebut jatuh ke lumpur sawah dan akibatnya air yang bercampur lumpur tadi langsung masuk ke dalam hp.

Jatuhnya hpku tadi tak kusadari lantaran sibuk dalam beraktivitas, tetapi hendak ingin membuka sms dan merogoh saku baru kusadari kalau hp ternyata terjatuh di lumpur sawah. Akibatnya ku tengok sana mari dan kutemukan juga dalam kondisi yang cukup memprihatinkan karena air sudah masuk ke dalam hp. Entah harus berapa lama lagi hp tersebut bisa pulih atau harus periksa ke dokter spesialis.

Dampak jangka pendek dari peristiwa tersebut adalah berhentinya sementara aktifitas dari jeprat-jepret gambar. Tentunya ini juga menjadi pengingat bahwa terkadang kita punya sifat lupa yang tak disadari, tetapi perlu mendapat perhatian serius pula bahwa ini menjadi masalah serius bila menjadikan galau berkepanjangan.

Sejatinya ku perlu bawa ke dokter THT untuk periksa bebe nya aku, dan tentu saja perlu waktu yang belum bisa dipastikan keberadaannya lantaran banyak sekali data yang harus dibenahi. Semoga segera dapat tambahan rejeki guna membeli android baru untuk aktifitas blogging saya.

Terkait problematika yang ada aku mendapat saran atau lebih tepatnya wejangan sebagai solusi atas komanya blekberiku. Sebuah nasehat dari mas Seto Handoko bahwa langkah terbaik untuk penanganan kasus yang terjadi, yakni ganti IMEI dari sebuah ponsel. Mengingat dan menimbang dari konsep dasar yang ada, ternyata ganti IMEI berarti ganti HP.

Weleh koq urusane ganti HP, lha yo iki sing nggo modal tuku Hp yo blekberine to mas. Service sek ben urip bar kuwi dijual nggo tuku hp anyar. Untuk waktu dekat ini paling ya bersabar dulu semoga hp tersebut masih bisa tertolong tanpa harus ke dokter. Semoga dapat pencerahan dan tentu saja keajaiban yang ditunggu biar bisa jeprat-jepret lagi.


Jual Blangkon Klewer Dempes, Cocok untuk bergaya Hubungi Bangmisno di 085221882886


Tuesday, June 11, 2013

Maaf Niar Aku Kangen Njenengan Je

Weitss,, Kangen judule. Lha iyo tho. Sajake iki kelingan sama blogger manis pemilik gingsul asal Sidoarjo yang kukenal di ABFI 10-12 Mei 2013 yang lalu. Kangen karena sudah pernah bertemu termasuk berfoto bersama, tentu pengalaman yang asyik karena kenal di sebuah kereta api uap peninggalan jaman belanda.

Awalnya sih kaget lantaran saat berfoto dia yang notabene suka banget difoto langsung pasang senyum saat kutorehkan hp kamera tepat ke wajahnya. Bermodalkan gingsul yang membuatnya manis saat tersenyum, daku pun langsung spontan berujar "Duuh manis bangeeet". Masih ada koq rekaman saat itu karena memang ku buat dalam format video kala itu.

Hehe suatu perjumpaan yang sangat menarik memang, dan anehnya saat itu ku ajak kenalan dia tapi lupa namanya (lha wong berisik banget soale tiap 5 detik klakson kereta berbunyi). Duduk manis tepat di sampingnya sembari ngobrol singkat, lantaran saat itu aku masih terobsesi untuk mengambil chapter yang ada di tiap sudut jalanan Slamet Riyadi.

Kereta yang melaju pelan ini pun berhenti di Stasiun Solo Kota, sembari menunggu sang masinis memutarkan lokomotif kami pun jepret sana sini tentunya dengan penuh senyum tawa. Masih bersama Niar tentunya saya berfoto bersama lagi di depan pintu stasiun.

Masih teringat jelas semua kenangan itu dan tentunya sekali waktu saya sempatkan tengok macam video dan photo yang aku jepret saat bersama Niar. Rasa rindu kangen atau apalah ora ngerti sing jelas pengen ketemu. Kangen yang muncul saat membuka grup facebook ABFI dan sekilas tengok foto sampul grup tersebut, secara tak sadar lihat foto niar ketika kami beramai-ramai usai penutupan.

Ternyata lokasi aku duduk tak jauh berada dengan si manis Niar Ningrum, hanya dibatasi seorang saja yang ibarat pion membentengi kami berdua. Segar dalam ingatan pula sih saat semua bubar, ku masih melihat anda menyapa Niar karena dia juga di belakang.

Namun entah kenapa koq aku tak memanfaatkan kesempatan yang menurutku bisa berdua lebih lama untuk ngobrol bareng. Sembari berfikir aku seolah menangkap sinyal bahwa dia juga ingin ngobrol-ngobrol denganku, namun ku hanya sekedar menegur sapa dan berbincang singkat.

Bukan karena aku malu atau apa, tapi lebih karena aku bingung saja dengan apa atau kalimat apa yang harus kukeluarkan untuk menegur sapa dengannya. Maybe masih agak malu juga lantaran belum begitu paham banget dengan dirinya yang manis itu. Semoga kami bisa berjumpa lagi dalam kesempatan yang bahagia, tentunya ku berdoa supaya kita saling mendoakan dan merindukan.

#Salam Saudaraku di ABFI

Jual Blankon Model Solo dan Jogja, Hubungi Bangmisno 085221882886

Bagaimana Sih Menambahkan Foto di Blogspot itu


Menambahkan Foto pada Blogspot
Ini postingan sengaja saya bikin untuk menjawab pertanyaan dari Mba Indah Winahyu terkait cara memasukkan gambar dalam sebuah postingan blog. Tentu suatu perkara yang mudah untuk hal ini, tentunya dengan teknik sederhana asal klik doank kita bisa masukkan gambar dalam postingan.

Kalau baru pertama kali emang harus explorasi atau bertanya pada yang sudah paham. Tentu wacana berbagi ilmu menjadi keharusan, dimana ngeblog atau blogging merupakan arena berbagi pengetahuan dan informasi sesama sitizen journalist.

Mengenai teknik memasukkan gambar ke dalam postingan, kita letakkan dulu kursor di mana gambar tersebut akan di tampilkan. Misal saya letakkan kursor di bawah ini, btw ada yang tahu apa itu kursor? Hehe sekedar bertanya sih, kursor ya tanda berkedip yang merupakan tempat huruf akan muncul saat diketikkan. Kursor bisa diletakkan di tempat anda ingin memunculkan gambar.
Lalu klik menu Insert Image yang bersebelahan dengan menu Link
Selanjutnya tekan menu Pilih File seperti terlihat pada gambar yang dilingkari

 Kemudian pilih gambar yang akan anda upload dan tekan Open


Setelah gambar terbuka, pilih gambar tersebut dan tekan Add Selected
Hasilnya taraaaa...
Gambar telah terupload

Udah ya gitu aja, simple banget kan? Selamat mencoba yaaa... Peace.









Sunday, June 9, 2013

Apa Sih Makna Relawan PMI itu?

Sebuah kalimat yang terlontar dari mas Bambang Widodo terkait video yang dishare oleh pak Itong di grup socmed facebook Kampoeng Relawan. Entah apa isinya karena belum melihat video tersebut lantaran koneksi sedang kurang fit, apabila memaksakan diri mungkin yang ada hanya buffering dari video youtube itu sendiri.

Lantas usai mengamati video berdurasi 2:27 detik (banget penasaran aku lihat dulu videonya walau terpaksa bersabar karena tampil buffering).


Jual Blangkon, Hubungi 085221882886 Bangmisno


Apa Sih Klewang Itu

Masih teringat berbagai pembicaraan hangat di Bantul 25-26 Mei yang lalu, saat para relawan dari berbagai penjuru tanah air berkumpul di sana. Pembicaraan yang bertujuan untuk rembug terkait pembenahan AD/ART PMI yang dinilai banci, juga tentang candaan yang mengiringi berbagai aktivitas selama di sana.

Namun dari sekian obrolan santai yang kami lalui, ada satu kata yang masih belum aku pahami dengan baik. Klewang. Ya inilah satu dari sekian banyak bahan candaan yang menurut saya masih asing di telinga dan fikiranku.

Seolah ingin mengetahui lebih dalam tentang makna klewang ini, aku pun terus berputar memutarkan otak gimana sih atau apa sih klewang itu sebenarnya? (mumet yo ben sing penting entok jawaban). Sembari bertanya-tanya baik ke pak Seto Handoko atau ke Pak Itong, dengan terus mendesak mereka pun akhirnya membawa semacam kode (kode rahasia apa bukan ya).

Satu jawaban yang aku dapatkan dari pak Itong walau harus menyisakan kebingungan akut lantaran seperti apa sih bentuk klewang sebenarnya. Lantaran yang ada dalam pikiran saya, klewang itu adalah pelaku kriminal genk motor yang pernah melakukan tindakan paksa terhadap empat gadis di daerah Jambi.

Ya sudahlah dari pada mumet dan penuh tanda tanya, aku berharap bisa langsung merapat nantinya ke Bantul untuk melihat seperti apa klewang sebenarnya yang sering jadi bahan pembicaraan baik itu pak Seto Handoko ataupun pak Itong. Walau sebenarnya pak Itong pernah menjawab bahwa Klewang itu semacam golok yang dibawa ke alas. Jujur masih bingung apa itu klewang. Sekian.


Jual Blangkon Hubungi 085221882886


Saturday, June 8, 2013

Iseng Mampir Blog Kang Hasmi

Minggu pagi yang cukup dingin lantaran semalam diguyur hujan hingga menyisakan rintin-rintik air pertanda kemakmuran, aku yang semalam suntuk nggak mematikan netbook berlabel lenovo ini langsung blogwalking ke berbagai blog teman sendiri. Tak sengaja saat membuka grup facebook blogger reporter, saya dapati bahwa mas Hazmi ternyata punya alamat baru yang tentu saja berpenampilan menarik.

Layaknya sebuah rumah yang memiliki alamat khusus, blog berpenampilan unik dengan alamat www.srondol.net ini pun menarik perhatian saya. Selain komposisi warna dan menu yang ada, pemilihan karikatur sebagai pengenalan terhadap pemilik blognya oke punya. Masih bertanya dalam hati eh sembari mikin dink, gimana ya caranya bikin karikatur untuk profil itu?

Entah akan dapat jawaban dari mana, eh mas Hazmi celoteh bahwa karikatur yang ada di blognya dibuatkan oleh sang empu yang tak disebutkan namanya. Entah untuk menjaga privasi atau memang tidak ingin terkenal layaknya eyang subur. Wow yang jelas hasil karyanya oke punya dan aku pun ingin sekali dibuatkan atau sekedar berbagi tips cara membuat karikaturnya.

Melihat sosok lain dari pada srondol.net ini saya langsung tertuju pada arah menu Srondolnews yang ternyata isinya berita-berita ala kang Srondol yang penuh canda tawa alias humor. Memang sudah menjadi karakter bahwa seorang hazmi itu obrolane ya humor, karena punya selera humor yang cukup tinggi hingga berapa level tingginya tak ada alat untuk mengukur itu.

Berbalik tolak belakang dengan saya tentunya, mas Hazmi seorang blogger yang penuh canda dengan humornya. Sedangkan saya pendiam yang hanya membuat celoteh berdasarkan pengamatan karena membaca atau mempelajarinya terlebih dahulu. Tentu saja menjadi pengingat atau teringat seseorang perempuan yang saya temui di bis bahwa "bila tak tahu menahu jawab apa adanya agar tak kelihatan bodohnya, bila memang tahu bicara seperlunya".

Terkait mas hazmi yang berceloteh humor soal postingan yang berjudul "Bukan Cewek Simpanan" tentang pembagian harta gono-gini eh bukan ya tapi lebih ke arah hasil kerja bulanan. Ya memang yang dibicarakan soal duit bulanan sih alias gaji ngantor, tentu dengan fokus pembicaraan terkait manajemen keuangan. Spontan aku pun serius memperhatikannya, namun ya yang namanya mas Hazmi ujung-ujungnya dibuat humor.

Harta bulanan itu dibagi tiga katanya, sepertiga digunakan untuk bayar hutang, sepertiga buat belanja atau kebutuhan setiap bulan, dan sisanya itu buat simpanan. Simpanan macam apa saja yang penting bisa disimpan, celotehnya mas hazmi ya buat simpanan emas, bisnis dan lain sebagainya. Hehe lha wong dasar humor, lawan bicaranya mas Hazmi yo celoteh yang eh pokoknya uraiannya di bawah sini deh.

Sisanya katanya mesti dijadikan ’simpanan’ Ndol”

“Ah lha iya, Simpanan om nggak berupa emas berlian… Simpanan nya benda halus mulus dan imut-imut sih. Pantesan lah rumah tangga Om ancur-ancuran!”, kataku mulai menahan tawa.

“Emang aku homo apa nyimpen mas-mas an?”, jelasnya sambil cengengesan.

Sekian.





Terima Pesan Blangkon Contact 085221882886


Wisata Bandung Ya Trans Studio Bandung

Trans Studio Bandung Tujuan Utama Wisata Bandung
Musim liburan nampaknya sudah di depan mata, berbagai instansi sekolah baik tingkat TK, PAUD, SD, SMP, SMA hingga bangku perkuliahan sedang sibuk-sibuknya melakukan penerimaan siswa baru. Sedangkan bagi mereka yang kelas 1 dan 2 pun nampak berjubel dengan agenda sekolah khususnya yang aktif di OSIS guna menyusun renstra Ospek siswa baru. Tentunya dengan konsep ospek baru yang lebih manusiawi dan bermanfaat bagi banyak orang khususnya calon siswa baru tersebut.

Terlepas dari persiapan penerimaan siswa baru maupun rencana ospek, tentunya sebagian besar pelajar maupun masyarakat pada umumnya terkait juga para pekerja sudah memasuki masa liburan. Walau liburan kali ini lebih didominasi oleh kaum pelajar, tentu semua orang pun berhak menikmati liburannya khususnya pegawai yang libur sabtu minggu. Lantas bagaimana sih kiat memilih atau harus ke mana kita tuju liburan di musim ini?

Penulis punya pandangan menarik terkait liburan kali ini, usul punya usul bagaimana kalau kita ke Trans Studio Bandung? Mengapa harus ke tempat ini (Trans Studio Bandung)? Karena Trans Studio Bandung adalah salah satu Indoor Theme park terbesar di dunia yang memiliki 20 wahana permainan Fantastis dan pertunjukan bertaraf internasional yang tentunya sebagai tujuan Wisata Bandung. Wahana yang akan membuat pengunjung merasa benar-benar puas hanya dengan sekali masuk para pengunjung bisa bebas menggunakan semua wahana yang ada.

Berdasarkan informasi yang aku dapatkan tadi setelah searching di web Trans Studio Bandung, ternyata ada dua puluh wahana permainan yang ada di sini. Selain berfungsi sebagai ajang hiburan, wahana Trans Studio Bandung juga berfungsi untuk pendidikan. Wahana di Trans Studio Bandung ini diantaranya Yamaha Racing Coaster, Vertigo, Trans Car Racing, Giant Swing, Sibolang The Rides, Trans Broadcast Museum, Science Center, Trans City Theatre, Dunia Anak, Sky Pirates, Jelajah the Rides, Kong Climb, Pulau Liliput, Negeri Raksasa, Dunia Lain, Captain Blackheart Pirate Ship, Dragon Riders.

Science Center - Wahana Belajar Ilmu Pengetahuan Ilmiah


Dari ke dua puluh wahana yang ada tersebut dan dijadikan sebagai tempat pembelajaran yaitu berupa Science Center. Wahana ini memberikan pemahaman kepada para pengunjung tentang berbagai materi ilmiah yang belum pernah mereka dapatkan di bangku sekolah. Pembelajaran yang akan menambah wawasan ilmu pengetahuan kita, tentunya nilai 250 ribu menjadi bernilai karena selain berlibur bisa terhibur plus dapat ilmu.

Bukan hanya itu saja, wahana lain yang sesuai dengan hobi anak pun tersedia di sini, menyesuaikan selera anak terhadap tayangan televisi yakni si Bolang yang hadir di trans 7. Trans Studio Bandung pun menghadirkan arena bermain layaknya bertualang di alam bebas berupa Si Bolang the Rides dan Dunia Anak. Wahana yang ditujukan untuk para anak-anak usia belia ini selain bisa untuk memacu kreativitas mereka juga untuk mengasah seberapa jauh mereka bisa beradaptasi dengan lingkungan luar.

Oleh karenanya objek Wisata Bandung yang selain berfungsi sebagai wahana hiburan plus edukasi ya hanya Trans Studio Bandung tempatnya. Musim liburan sudah di depan mata kan, dan tentu saja kita harus persiapkan segala keperluan mulai dari cemilan, kendaraan hingga ongkos buat bayar tiket masuk ke Trans Studio Bandung tentunya. Untuk hari libur sabtu minggu tiket tersedia dengan nominal 250K, bisa pesan atau datang langsung ke lokasi yang beralamat di jalan Gatot Subroto ini.

Penasaran seperti apa wahana Wisata Bandung di Trans Studio Bandung ini? Ayo kita ramai-ramai ajak saudara dan keluarga dekat untuk menikmati wahana yang ada di Trans Studio Bandung. Boleh ajak saya untuk menemani di sana plus foto-foto bareng saya di TKP (Trans Studio Bandung maksudnya). Demikian ulasan saya dalam lomba blog Trans Studio Bandung. Kompetisi blog 2013 dari Trans Studio Bandung dengan tema Wisata Bandung.




Friday, June 7, 2013

Kalah itu kehilangan satu kesempatan Sedangkan Menyerah itu kehilangan segalanya

Status Facebook Nova Wijaya yang inspirasi judul ini
 
Judul ini saya dapatkan saat membaca sebuah postingan atau lebih tepatnya status facebook yang ditulis oleh seorang blogger dan volunteer PMI dari Bojonegoro. Merupakan seorang gadis manis berwajah oriental dengan sorot mata yang cukup membuat hati lumer layaknya eskrim dan yang pasti dia lebih tepatnya apa ya, pokoknya diantara kata cantik, manis dan ayu aku pilih manis deh buat nova wijaya #ups curhat.

Intinya hanya ingin menjabarkan apa yang aku lihat tadi di status nova dan menurutku masih bisa dipautkan dengan kondisi grup volt***e saat ini. Sebuah permasalahan yang timbul lantaran grup facebook bernama volt***e yang digandrungi para relawan PMI sebagai wadah rembug pikir demi perbaikan PMI, eh muncul seseorang berinisial A dengan gelar dr. yang seolah mengintimidasi beberapa kawan grup volt***e yang intinya ingin diakui bahwa dirinya pencetus grup volt***e tersebut.

Kabar berita ini pun muncul saat mas Tri Sugiarto (ngapunten nggih kulo sambat mas biar keliatan muda dikit hehe) yang isinya bahwa dr. A ini ingin diakui keberadaannya sebagai pembuat grup volt***e. Lantas ini pun membuat geram kami semua yang ada dalam grup lantaran sudah damai, adem ayem untuk rembug pikir demi perbaikan dan kebaikan PMI di masa mendatang yakni dengan rembugan bahas AD/ART PMI yang dinilai banci.

Sebuah hal yang menurut saya lucu, aneh dan bikin ngakak (ngapunten ini hanya menjabarkan sikap dr. A tersebut), secara melihat kapasitas beliau yang notabene seorang dokter dengan gaji yang cukup (lha koq ngomongke gajiii..) koq mau-maunya menghabiskan waktu, menyempatkan waktu guna ingin namanya dicatat dalam sejarah sebagai pembuat grup facebook volt***e.

Ini orang ingin jadi pahlawan atau sok pahlawan, gimana tho bapak dr. A ini. Harusnya (ini pendapat saya pribadi lho..) kalau ingin melihat kemajuan PMI, bapak dr. A mendukung dan mensupport apa yang sudah kami perjuangkan di Bantul. Melalui kerelaan hati relawan dari berbagai daerah dengan segala keperluan sendiri entah itu duit akhir bulan atau terpaksa ngutang demi rembug relawan guna membahas perbaikan PMI di masa mendatang, penuh keikhlasan atas satu nama Relawan PMI merelakan masa liburan di tempat tinggalnya.

Sebuah keputusan besar demi lahirnya sebuah generasi baru dalam berfikir seorang relawan yang mau bela-belain bahas perbaikan organisasi kemanusiaan. Tentunya apa  yang dilakukan selama dua hari di Bantul tanggal 25-26 Mei 2013 ini sepakat bahwa hasilnya akan dibawa ke dalam Munas PMI dan rembug pikir kembali pada Januari atau Februari 2014.

Melihat kesungguhan dan keikhlasan relawan ini, harusnya bapak dr. A merasa malu dengan segala prasarana dan keterbatasan mereka mampu menyusun strategi demi perbaikan organisasi. Lha koq tiba-tiba bapak dr. A muncul ingin namanya tertulis di batu nisan sebagai pahlawan volt***e. Intinya orang tersebut ingin diakui dalam sebuah nama pencetus grup facebook volt***e dan singkatnya dalam penafsiran saya ingin merebut grup facebook tersebut menjadi miliknya.

Dengan penuh kesabaran dan berbagai ide kreatif mengolah otak (kayak makanan aja diolah-olah), akhirnya sepakat bahwa kita tetap mempertahankan perjuangan kita yakni notulensi, visi misi serta tetek bengek hasil rembug relawan di Bantul. Hanya saja sekarang kita pindah lapak yang semula rembug relawannya di socmed bernama "Volt***e" kini menjadi "Kampoeng Relawan". Ingat! Visi misi dan tujuan tetap sama sesuai hasil kesepakatan di Bantul.

Lha terus piye iki hubungane karo judul postinganku? Sambil berfikir bahwa apa yang kita lakukan dalam grup "New Voltage" (Nama yang disebutkan mas Tri Sugiarto) sesuai rembug relawan di Bantul, mengalah kepada dr. A dan sepakat menyerahkan grup sosmed facebook "Voltage". Mengalah ini adalah mencegah sebuah upaya intimidasi berlanjut dari beliau, tujuannya agar FGD yang biasanya berkepanjangan Focus Grup Discussion tetap berjalan walau di grup socmed facebook yang baru (saat ini bernama Kampoeng Relawan). 

Kita itu mengalah bukan menyerah. Mengalah dengan cara memberikan grup socmed lama ke dr. A agar beliau puas, senang, loncat-loncat sambil bilang wow, wew, wiw atau apalah terserah. Mengalah karena beliau memiliki watak keras, mau menang sendiri dan lain sebagainya. Mengalah agar kita bisa terus melanjutkan perjuangan sesuai kesepakatan di Bantul walau di grup socmed facebook dengan nama baru. Kita mengalah bukan menyerah, bila Mengalah masih bisa cari peluang namun Menyerah kita kehilangan segalanya.

Terima kasih de Nova Wijaya atas inspirasinya demi terwujudnya tulisan ini. Sekian.


Alasan Kenapa Harus Tengok Dlingo

Kantor Kecamatan Dlingo dari Depan Jalan Raya

Masih ingat kan saat jam 06.30 wib pagi saat saya berpamitan sama Dang Adi dari Bengkulu dan Pak Itong dari Kebumen di Markas PMI Bantul saat itu? Buat kalian pembaca mungkin gak ingat, nggak tahu atau malah kagak mau tahu sama sekali karena bukan urusan kalian.

Yang jelas saat itu kenapa saya harus berpamitan terlebih dahulu, yakni lantaran sudah memiliki perjanjian bilateral antara saya dengan pak Itong bahwa akan meluncur ke Kebumen secara bersama-sama menggunakan sepeda motor jenis Vega ZR bernopol R 3803 WD atas Nama H. Sukir Narjo Saputro dari Banjarnegara.

Perjanjian tersebut eh formal banget yak kayaknya, ya lebih tepatnya waktu itu dr. Seno menelpon saya bahwa pak Itong ingin pulangnya bareng saja dengan saya lantaran aku bawa motor. Nah dari hal itu saya putuskan untuk membawa dua motor helm sekaligus. Namanya pemuda lajang ya pasti dikira mau bawa ojekan cewek di perjalanan, sudah resiko digosipin kayak gitu koq.

Singkat cerita saya meluncur dari Banjar jam 08 malam dan sampai di Markas PMI Bantul jam 4 pagi dini hari langsung disambut sama Bambang Widodo, Eru Vierda, Dang Adi dan Rere Edane di teras Mushola PMI Bantul yang berbentuk gazibu. Walau saya masih asing dengan mereka ya namanya juga baru datang otomatis ngajak salaman donk ke mereka.

Kembali deh ke topik awal terkait postingan saya kali ini. Saat akan meluncur ke Dlingo tersebut posisi pak Itong sedang mandi dan kusibukkan diri untuk memanaskan sepeda motor Vega ZR ini. Namanya juga sepeda motor yamaha, begitu dingin dihidupkannya ya cukup lama harus di choke dan disela segala macam caranya.

Akhirnya kesabaranku berbuah semangka dan pak Itong pun muncul dari Kamar mandi dengan kumisnya yang lebat bak Pak Raden di sinetron Unyil. Aku pun berterus terang kalau akan naik sebentar ke arah Dlingo lantaran kangen dengan suasana di wilayah kecamatan tersebut karena dulu pernah tinggal di sana selama sembilan bulan lamanya.

Mendapat persetujuan dari pak Itong aku pun langsung meluncur ke arah Dlingo dan tak sempatkan mengisi bensin senilai 10K di SPBU kidul Polres Bantul. Indikator bertuliskan fuel pun bergerak naik menandakan bahan bakar berupa bensin terisi hampir penuh. Sepeda motor dinyalakan dan kembali dilanjutkan perjalanan dengan tujuan utama ke Mangunan RT 11 Desa Mangunan, Dlingo Bantul.

Foto Aku dan si Biyung di Dukuh Mangunan

Rumah yang pertama kali dituju adalah rumah Mbah Kardiwiryo yang dahulunya dijadikan Posko di desa tersebut. Kendati sudah lima tahun tak mengunjungi Dlingo maupun rumah Mbah Kardi, aku pun masih ingat dengan wajah si Biyung yang merupakan istri Mbah Kardi tersebut. Kontan saja si biyung lupa dengan saya namun sekedar sedikit amnesia soal wajah, untuk nama sih dia ingat lha wong saya kayak artis namanya dikenal di seantero jagat Dlingo dengan lagu Belahan Jiwanya.

Setelah bersalaman aku pun duduk-duduk sambil ngobrol ngetan ngulon-ngalor ngidul tentang berbagai hal yang juga membahas mengenai surat yang pernah aku kirimkan beberapa waktu silam. Surat yang berisi sedikit foto-foto saya dan nomor Hp, yang sempat ku khawatirkan tak sampai lantaran dari surat tersebut tak ada kabar darinya. Maklum saja mereka merupakan keluarga sibuk yang sebagian besar mengajar atau kerja di lembaga pemerintahan.

Usai makan-makan dengan bakmi telor yang dibeli tadi pagi katanya, saya dipertemukan dengan seorang tamu dari Jakarta keturunan China yang entah siapa namanya aku lupa. Saat itu saya menawarkan sebuah panorama pemandangan di daerah Kebun Buah Mangunan yang merupakan salah satu daya tarik dari Dlingo ini. Layaknya pemandu wisata saya pun memboncengkan tamu dari Jakarta tersebut dengan sepeda motor dan menemani hingga ke Puncak.

Saya berfoto di kolam pemancingan kebun buah Mangunan
Senang sekaligus kecewa lantaran tanaman buah yang ada di sana dalam kondisi tak berbuah dan cuma jeruk saja yang berbuah itu pun habis di panen tiga hari sebelumnya. Mengenai pemandangan cukup bagus tapi hanya di bagian sisi yang berbatasan langsung dengan wilayah kecamatan Panggang dengan sebuah pemandangan dari daerah ketinggian yang cukup sejuk.

Bosan dengan suasana yang tak begitu mendukung akhirnya dia memutuskan untuk pulang saja dan membeli setengah kilogram cabe merah untuk dibikin sambal terasi oleh si Biyung. Pulang ke rumah si biyung dan posisi beliau sedang memasak daun singkong, wah cocok nih cabenya dibikin sambal saja. Namun saya  tampaknya harus berpamitan karena waktu sudah cukup siang untuk silaturahmi ke tempat lain.

Sembari menghidupkan motor, memori di otak saya searching sebentar menentukan lokasi GPS terkait rumah warga yang akan dituju selanjutnya. Koordinat tertuju pada rumah almarhum pak Tuyi yang merupakan tim pelaksana dari program bantuan yang saya jalankan di wilayah tersebut. Pak Tuyi ini memegang peranan dalam program di tingkat RT tempat tinggalnya.

Berbincang selama satu jam lebih sedikit di rumah  almarhum pak Tuyi, saya pun mendapatkan berbagai kisah memilukan terkait tragedi sebelum dan saat meninggalnya beliau. Berbagai fitnah yang dilakukan oleh tetangga sebelahnya yang kini menjabat dukuh dan sinisme warga terhadap keluarga yang ditinggalkan. Kini keluarga almarhum harus bersabar dalam pengasingan warga hingga entah sampai kapan mereka pun tidak tahu.

Sudah cukup puas hati ini dalam berbincang-bincang dan kenyang pula karena disuguh segelas susu coklat dan roti roma kelapa, saya pun mohon undur diri guna melanjutkan perjalanan ke Dukuh Tekik Desa Temuwuh yang berbatasan langsung dengan desa Dlingo. GPS pun kembali menemukan koordinat rumah mantan Kades Temuwuh bapak Basuki, dan yang saya tuju adalah keponakan beliau yakni Mas Yudha yang memiliki counter pulsa.

Jadi ingat dahulu kala pertama kali datang ke desa ini, saya dipinjami radio oleh beliau dan memainkan musiknya dengan lagu-lagu jatilan yang kupinjam dari pak Sis Poniran kaset pitanya. Masih terngiang pula bahwa di lagu jatilan tersebut dinyanyikan lagunya Nurhana  berjudul ela-elo versi grup jatilan asal Ambarketawang, Gamping Sleman.

Liriknya begini "Selamat datang kami ucapkan, kepada para penonton. Selamat datang kami ucapkan kepada penonton semua. Dalam mementaskan kesenian jatilan, dari Ambar Ketawang Kecamatan Gamping Sleman". Kurang lebih begitu saja deh dan ada sedikit lirik yang saya lupa, mengenai kasetnya sekarang sudah lenyap ditelan kardus bekas yagn entah di mana keberadaannya.

Mengenai kunjungan di Dukuh Tekik Desa Temuwuh ini saya tercatat mengunjungi rumah mas Yudha, Pak Poyo, Pak Sis Poniran dan terkait pak Sutiar saya tidak sempat mampir karena harus segera turun. Namun dari keluarga pak Sutiar ini saya hanya menyalami Mba Ika yang merupakan anak pak Sutiar, dan kondisi saat itu mba Ika sedang ke warung sembari menggendong anaknya yang berumur 3 tahun.

Setelah berpamitan kepada beberapa warga yang saya kunjungi akhirnya saya meluncur ke arah Markas PMI Bantul tentunya dengan mengambil beberapa take photo dengan menggunakan kamera handphone blackberry curve 8520. Sebuah bukti nyata atau otentik bahwa saya mengunjungi Dlingo, ini tentu saja menjadi sebuah kepuasan batin lantaran bisa kembali bersilaturahmi dengan warga yang pernah saya tinggali.

Seolah mendapatkan kabar yang dibawa angin tornado, saya terkejut saat mempertanyakan keberadaan Pak Itong kepada Rere ataupun Dang Adi. Ternyata pak Itong sudah meluncur dua jam sebelumnya kira-kira jam 2 an karena saat meluncur dari Markas PMI Bantul beliau berziarah dahulu ke makam H. Tutur Priyanto yang merupakan pahlawan kemanusiaan yakni seorang relawan PMI Bantul yang meninggal dunia saat akan mengevakuasi Mbah Maridjan.

Begitulah cerita yang saya bagikan kepada para pembaca sekalian mengenai kunjungan saya ke Dlingo. Sesungguhnya apa yang ku cari di Dlingo hanyalah sebuah silaturahmi, tak ada hal yang membanggakan hati selain bisa bertemu orang-orang yang sudah kita kenal dan tak kunjung jumpa dalam waktu lama. Sebuah kesempatan bisa dipertemukan kembali itulah kebahagiaan bagi diri saya. Semoga kita masih diberi umur untuk menyambung silaturahmi ini Pak lan Ibu yang ada di Dlingo atau pun Bantul.







Thursday, June 6, 2013

Longsor Melanda Pedukuhan Sindanghaji

Tampak seorang warga amati lokasi longsor di Sindanghaji
Bencana tanah longsor kembali terjadi di Pedukuhan Sindanghaji Kelurahan Sidaharja Kecamatan Lakbok Kota Banjar Provinsi Jawa Barat Indonesia. Lokasi tanah longsor yang juga merupakan areal pertambangan batu cadas ini, mengalami guguran tebing setinggi 50 meter dan terjadi kurang lebih jam 09.00 WIB Jumat 31 Mei 2013.

Bencana tanah longsor ini tidak sampai memakan korban jiwa, namun hanya merusak sebuah kandang kayu milik warga yang tinggal berdampingan dengan lereng tersebut. Akibat dari kerusakan ini juga tidak terlalu parah dan guguran tanah beserta batu cadas ini langsung dimanfaatkan warga untuk menambal jalan yang berlubang di daerah tersebut.

Biar longsor juga membawa berkah sih, dan alhamdulillah ini memudahkan para warga sekitar Pedukuhan Sindanghaji untuk mengambil batu cadas. Pasalnya beberapa bulan yang lalu areal ini berhenti beroperasi lantaran salah seorang pekerja yang notabene juga berdikari dalam penambangan batu cadas di tempat ini meninggal dunia karena kecelakaan kerja.

Tampak Seorang Warga Akan Membongkar Reruntuhan Material Longsor


Tempat ini memang boleh ditambang batu cadasnya dengan catatan harus ada retribusi yang masuk untuk Kelurahan Sidaharja. Mengenai pengelolaan diserahkan ke warga apabila memang ingin memanfaatkan tempat tersebut. Namun mengenai terjadinya peristiwa diluar kendali pemerintah Kelurahan Sidaharja tidak bertanggung jawab.
Seorang Pak RT sedang turut mengumpulkan batu cadas

Walaupun berada di areal yang terbuka, tempat ini termasuk kategori angker lho. Bukan angker merk minuman tetapi ada saja makhluk halus yang selalu hadir di sana. Apabila tidak punya bekal kemampuan ghaib bisa saja kesurupan oleh makhluk yang ada di tempat ini. Waspada selalu apabila bekerja di tempat ini dan pastikan keselamatan diri sendiri saat bekerja.