-

Perjalanan Panjang Menuju ABFI



Berbagai pertimbangan akan kehadiran saya di Solo dalam rangka Asean Blogger Festival Indonesia akhirnya membuahkan hasil. Pemikiran akan mekanisme pemberangkatan yang sudah direncanakan sebelumnya ini, nampak begitu mendadak karena memikirkan jarak tempuh serta jenis kendaraan yang akan digunakan.

Detik demi detik berganti menjadi menit bahkan hitungan jam kulalui dengan duduk berlama-lama di depan sebuah netbook putih yang kubeli dari seorang teman semasa SMP. Malam kamis atau tepatnya rabu malam telah menyapa dan saya masih tetap mondar-mandir sembari memikirkan keberangkatan ke ABFI ini.

Pusing memang sudah menjadi resiko dan itu kulewati dengan menulis dalam sebuah blog. Akhirnya pagi hari di kamis yang cerah datang menyapa dengan sinar mentari yang kekuning-kuningan pertanda sinar ultraviolet yang bagus untuk pembakaran vitamin D menyertainya.

Aku pun memutuskan untuk berangkat pagi ini, dan tanpa diperintah berbagai aktivitas rumah seperti packing sayuran matang dan gorengan ku kerjakan. Setiap pagi memang ibuku berjualan gorengan dan sayuran/oseng yang sudah siap saji.

Usai berbenah kuambil sebuah handuk dan sang Ibu pun melihat penuh keheranan karena aku yang biasanya mandi jam delapan pagi, kini sudah pagi sekali mau mandi. Lantas seorang tetangga yang datang membeli sayuran pun ikut menyahut bahwa aku rajin mandi aja dibilangin. hehe

Lantas setelah mandi pun aku bergegas memakai baju seadanya yakni semacam kaos berkerah dan celana katun berwarna hitam serta bersepatu PDH. Macam orang kantoran saja saya dengan rapihnya walau tak mengenakan kemeja, packing netbook dan perlengkapannya serta pakaian pengganti selama di Solo. Batik kemeja pun tak luput saya bawa, mengingat Solo merupakan kota budaya secara harus kubawa ini batik.

Prepare sudah selesai dan saatnya berpamitan, namun lagi-lagi orang tua pun terkejut lantaran saya yang begitu mendadak tanpa aba-aba bahwa akan pergi ke Solo. Orang tua pun bertanya bahwa apakah saya sudah memiliki cukup ongkos buat perjalanan ke Solo? Saya jawab sudah, karena memang ya sudah cukup untuk bekal diperjalanan.

Melangkah menuju pintu keluar, saya kembali berfikir mengenai perhitungan jarak dan waktu tempuh ke Solo. Seorang gadis bernama Cahyaningrum Tri Agustina memaparkan kepada saya mengenai perjalanannya ke Solo, bahwa dari Banjarnegara ke Solo biasa ditempuhnya menggunakan bus umum selama 6-7 jam.

Artinya perjalanan dari Ciamis ke Banjarnegara sendiri bisa ditempuh dengan waktu 5 jam ditambah 7 jam berarti ada dua belas jam yang harus dilewati. Namun apabila menggunakan sepeda motor dari Ciamis ke Jogja seringnya kulewati selama 7 jam, sementara dari Jogja ke Solo itu rata-rata 2-2,5 jam.

Perhitungan tersebut saya gunakan apabila ingin bepergian jauh, tetapi kali ini saya berfikir kembali apabila memaksakan diri menggunakan sepeda motor bahwa resikonya pasti ngantuk dan kecapekan. Ragu-ragu membawa sepeda motor akhirnya kuputuskan meminta adikku mengantarkan ke terminal Sidareja.
Previous
Next Post »

6 comments

Click here for comments
May 18, 2013 at 10:26 AM ×

Kebayang, kalau benar2 jadi mengendarai sepeda motor ke event ABFI - seruuuu tuh!

Balas
avatar
admin
May 18, 2013 at 10:29 AM ×

Seruuu... tapi capeknya siapa yang pijit nanti sesampainya di Solo... :-)

Balas
avatar
admin
May 18, 2013 at 5:05 PM ×

wah...kapan ya diadakan di Indonesia lagi? keren nih, hehehe... :)

Balas
avatar
admin
May 18, 2013 at 5:25 PM ×

Belum tahu kapan nih, semoga suatu saat nanti bisa berkumpul lagi dengan melibatkan lebih banyak partisipan. hehe

Balas
avatar
admin
May 20, 2013 at 8:01 AM ×

yups mareee,,, mantap neh bisa jepret bareng mariaaa... kapan ke pangandaran mar?

Balas
avatar
admin

Silahkan berkomentar tetapi dengan santun.

Buat yang pengen lihat kehebohan kami di Youtube, silahkan lihat di sini https://goo.gl/FQGQku atau https://goo.gl/1ufXwB Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment