-

Kisah Gunung Slamet dan Werkudara

Tingginya aktivitas vulkanik di gunung slamet ternyata sangat berbahaya bagi kehidupan makhluk di sekitar kaki gunung tersebut. Tekanan uap dari magma yang ada di dalam kawah gunung tersebut menekan kuat hingga ke pucuk gunung, dengan celah yang sempit di atasnya maka bisa berakibat meletusnya gunung dalam waktu singkat.

Ketinggian gunung slamet yang melebihi batas ambang atau bisa juga dikatakan tak sesuai dengan volumenya. Karena ketinggiannya itu yang hampir mencapai pucuk langit dengan berbentuk kerucut, dengan inisiatifnya Werkudoro mencuil pucuk gunung Slamet dengan kukunya. Pertimbangan adalah karena gunung Slamet tersebut memiliki magma aktif yang bisa meledak sewaktu-waktu, ditambah lagi dengan celah yang sempit serta pucuk gunung yang sangat tinggi dikhawatirkan letusan abu vulkanik, magma serta batuan magma bisa terbang melayang se pulau jawa.

Oleh sebab itu kini kita bisa lihat bahwa pucuk gunung Slamet ini tidak berbentuk kerucut melainkan agak lebar di atasnya. Mengenai pucuk gunung Slamet yang dicuil oleh Werkudoro tersebut terlempar ke daerah sekitarnya yakni Kabupaten Purbalingga.

Setelah dipindahkan pucuk gunung Slamet tersebut oleh Werkudara, Semar, Gareng, Petruk dan Bagong memindahkan bebatuan dari cuilan pucuk Gunung Slamet yang bertebaran di jalanan dan dipindahkan ke pinggiran pucuk gunung Slamet yang dibuang tadi.

Kini cuilan dari pucuk gunung Slamet yang berada di wilayah Kabupaten Purbalingga bernama Gunung Bathok. Bathok merupakan tempurung kelapa, dan gunung tersebut menyerupai setengah tempurung kelapa hingga dinamai dengan Gunung Bathok.
Previous
Next Post »

9 comments

Click here for comments
April 27, 2013 at 8:28 AM ×

Saya selalu menyukai cerita rakyat, asik, salam dari Jember bang

Balas
avatar
admin
April 27, 2013 at 1:46 PM ×

Oke salam kenal juga kang, matursuwun berkenan singgah di lapak saya... :-). cerita rakyat selain menghibur juga sarat makna...

Balas
avatar
admin
Ety
September 9, 2013 at 6:47 PM ×

Baru tahu kalau puncak gumung slamet dicuil sama werkudara. sakti mandraguna ya Werkudara itu..Salam kenal bang Misno

Balas
avatar
admin
September 17, 2013 at 5:27 PM ×

sampai juga nih ditempat mas misno.
oya crita rakyat ni menyegarkan hhehe, sya jga baru tahu kisah pencuilan ini.
padahal dah beberapa kali sempet ndaki ini gunung.n
btw nih web kliatan kinclong yaks.

Balas
avatar
admin
November 5, 2013 at 10:50 AM ×

Sepertinya saya pernah mendengar cerita itu dari kakek dan sesepuh didaerah saya, nice gan

Balas
avatar
admin
September 19, 2015 at 8:04 AM ×

Salam kenal juga mba Ety, semoga menyegarkan cerita rakyatnya.

Balas
avatar
admin
September 19, 2015 at 8:05 AM ×

Pasti macam dejavu ya dengan cerita-cerita rakyat. :)

Balas
avatar
admin
September 19, 2015 at 8:07 AM ×

Terima kasih sudah mampir ke sini kang, semoga betah atas kunjungannya. hehehe

Balas
avatar
admin
September 30, 2015 at 6:36 AM ×

Cerita rakyat memang menyenangkan dan menambah catatan pengetahuan

Balas
avatar
admin

Silahkan berkomentar tetapi dengan santun. Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment