-

Hama Wereng Meningkat, Kuantitas Padi Berkurang

Panen raya yang bertepatan dengan musim penghujan kali ini, nampaknya bakal mengalami kerugian yang cukup besar. Pasalnya banyak sekali hama yang menggerumuni tanaman padi tersebut.

Beberapa hama yang sering muncul dan merusak hampir kebanyakan tanaman padi adalah jenis wereng coklat dan ulat. Kinerja dari pada hama tersebut khususnya ulat berbulu sangat cepat, yakni bisa merontokkan batang buah padi.

Sedangkan untuk hama wereng sendiri cara kerjanya dengan kencing bakal buah padi hingga akhirya tak dapat lagi berbuah dengan baik. Mengenai jumlah padi yang berkurang untuk musim panen tahun ini, ada yang defisit hingga 50%, yang biasanya panen hingga 1 ton per 100 bata, menjadi hanya 500 kg dan paling banyak juga dapat 600-700 kg.

Kerugian akibat panen yang tak dalam kondisi baik ini, dirasakan hampir seluruh warga di Kecamatan Lakbok khususnya. Pengaruh sistem iklim nampaknya memang cukup parah dan berimbas pada siklus rantai makanan sehingga muncullah hama yang kadang tak terkendali.

Mengenai varitas padi yang ditanam para petani kebanyakan menggunakan jenis IR64 dan mekongga. Padi tersebut saat ini memiliki kualitas bagus, dan dari hasil panennya juga lebih baik ketimbang jenis situbagendit.

Bibit padi berjenis Impari juga sedang mengalami masa kejayaan yakni bersaing ketat dengan padi IR64. Kendala atau tantangan dalam menggunakan padi jenis IR64 ini antara lain terlalu banyak pupuk yang digunakan.
Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar tetapi dengan santun.

Buat yang pengen lihat kehebohan kami di Youtube, silahkan lihat di sini https://goo.gl/FQGQku atau https://goo.gl/1ufXwB Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment