-

Tiga Pekan di Gunung Badanku Pegal

Penebangan kayu jati seluas 35hektar di area tanah kerajaan yang
terletak di Desa Sidaharja yang diprediksikan selesai dalam kurun
waktu satu bulan, kini selesai sudah dan tercatat 23 hari untuk
mengumpulkan kayu gelondongan. Kayu yang rata-rata memiliki keliling
lingkaran 40cm ini, hanya menunggu kendaraan gerandong (sebutan untuk
ojek motor pengangkut kayu-red) untuk memindahkannya ke pemukiman.
Menurut perkiraan yang saya amati, masih ada sekitar 6 rit. Guna
mempercepat pemindahan kayu ke pemukiman, pemborong menyediakan 7
gerandong sebagai kendaraan pengangkutnya. Di samping itu, kondisi
cuaca yang mulai stabil dalam hal ini tidak turun hujan, akan sangat
membantu sekali dikarenakan jalanan kering sehingga bisa dilalui
dengan mudah.

Sementara itu, para pekerja yang bertugas mengangkut/mengumpulkan kayu
gelondongan di TKP, selesai masa tugasnya pertanggal 25 Januari lalu.
Puluhan kayu bakar yang merupakan sisa barang alias tidak terpakai,
juga sudah terjual semua dengan satuan kubik dan dihargai 25ribu
perkubiknya. Beruntung mereka yang membeli kubikan karena mendapat
harga obral, padahal harga sebelumnya mencapai Rp 40.000,- per
kubiknya. Kami para pekerja yang sudah bersusah payah mengumpulkan
sisa potongan kayu untuk keperluan kayu bakar, pun ikut dijual oleh si
ayahnya pak mandor. Kami sebetulnya sudah memisahkan kayu bakar yang
akan dibawa pulang, namun entah kenapa dikubikkan dan dijual. Di
samping itu, kayu yang sudah dikubik kerap kali dicuri oleh penduduk
setempat, jumlahnya tak perlu banyak yakni mereka mengambil tiga atau
empat batang saja namun tiap hari. Singkat cerita, badan saya pun
lelah sudah dan ingin refreshing sejenak.

Previous
Next Post »

Silahkan berkomentar tetapi dengan santun.

Buat yang pengen lihat kehebohan kami di Youtube, silahkan lihat di sini https://goo.gl/FQGQku atau https://goo.gl/1ufXwB Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Thanks for your comment