Monday, October 17, 2011

Amprokan Blogger Hidupkan Suksesmu


Amprokan Blogger . Sebuah ajang silaturahmi sesama blogger se-indonesia yang merupakan sebuah agenda rutin komunitas Blogger Bekasi . Tepatnya 6-7 maret 2010 adalah acara pertama yang mereka gelar dengan agenda waktu itu adalah mengunjungi lokasi pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga industri boneka. Acara yang tak kalah menariknya namun berbeda dari yang lain yakni dengan mengambil tema “Amprokan Blogger dalam Membudayakan Kecerdasan Ekologis". Sebuah usulan atau tepatnya ide cemerlang karena menyesuaikan dengan kondisi alam sekarang ini. Apalagi salah satu materinya adalah tentang kondisi hutan mangrove serta keajaiban dunia baru, dalam hal ini adalah Komodo yang merupakan binatang langka dengan usia paling tua selain dinosaurus. Pertanyaannya mengapa perlunya dukungan terhadap Komodo merupakan suatu keharusan? Dilandasi kecintaan flora fauna bahwasanya Komodo merupakan Hewan tertua sekaligus letaknya di Indonesia. Sedangkan 7 keajaiban dunia baru salah satunya adalah hewan langka ini. sekiranya reptil dengan ribuan virus ini bisa menang, suatu kebanggaan kita sebagai bangsa indonesia sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat pulau Komodo karena memang letaknya di daerah tersebut. Ironis kalau ternyata banyak diantara kita acuh bahkan enggan menyisihkan sebagian biaya pulsa untuk dukungan terhadap komodo, dan Amprokan Blogger merupakan ajang yang tepat untuk kampanye seputar hewan langka ini.

Sebagai netter sekaligus blogger memang seharusnya kita berikan dukungan penuh terhadap kelestarian lingkungan maupun pendidikan terhadap teknologi informasi. Beberapa pakar teknologi informasi dan social media pun hadir dalam Amprokan Blogger yang dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informasi yakni Bapak Tifatul Sembiring. Blogger diajak untuk menggunakan bahkan menyebarkan virus-virus baru ke dalam dunia pendidikan. Hemm jangan salah faham dulu ya, virus yang kita maksud adalah kita menularkan bagaimana memanfaatkan internet secara sehat dan aman. Beberapa pakar yang hadir sebagai pembicara diantaranya Onno W. Purbo (Teknologi Informasi), Nukman Luthfie (Sosial Media), Anggara Suwahyu (Hukum), Iman Brotoseno (Blogger Asean) serta beberapa pakar lainnya yang memeriahkan Amprokan Blogger hingga begitu bermakna.

Walaupun acara sangat meriah dan lebih dahsyat seperti kehadiran bapak Menkominfo yang notabene Amprokan Blogger tahun lalu tak hadir, ada kesedihan yang dirasakan para panitia maupun blogger yang hadir dalam acara ini. Wijaya Kusumah yang dikenal dengan Om Jay selaku ketua Amprokan Blogger kali ini, mengalami demam berdarah dan dirawat di rumah sakit. Dengan do’a seluruh peserta maupun panitia yang hadir semoga lekas sembuh ya Om Jay. Melelahkan namun sangat berkesan serta menarik sekali untuk disimak, dengan berbagai materi yang up to date.

Berbagai materi yang disuguhkan pun menjadi santapan menarik dan edukatif bagi pribadi. Seolah tak ingin ketinggalan informasi maupun melewatkan sesi demi sesi, saya duduk di bangku urutan kedua dari depan. Nyata memang walau pun sedikit ada kegaduhan dari peserta yang ngobrol sendiri (maksudnya dengan grup mereka), acara ini tetap antusias. Seminar Nasional yang merupakan agenda pertama Amprokan Blogger tahun ini pun berakhir sekitar jam 6 sore.

Hal yang paling menarik dan ditunggu-tunggu adalah lomba twitt. Hal ini sudah lazim dan memang sering diadakan setiap kali ada acara Amprokan Blogger , dengan hastag #ABSuksesmu ke @Indosat Mobile serta berbagai lomba lainnya. Acara malam hari dilanjutkan dengan sarasehan bersama kawan komunitas jalin merapi, perwakilan blogger ambon dan Doni BU yang dimoderatori oleh sesepuh blankon yakni blontankpoer.

Kembali ke laptop! (Bergaya ala tukul gitu lho….)
Sempat menjadi perbincangan publik mengenai kondisi alam di Bekasi, yakni parahnya abrasi yang terjadi di wilayah utara Kabupaten Bekasi Kecamatan Muara Gembong. Puluhan rumah warga sudah hanyut terbawa arus abrasi yang kian parah dan mengancam wilayah daratan lain. Namun yang namanya persoalan pemerintah memang rumit bahkan nyebai tenan (menyebalkan-red). Pasalnya seolah-olah ada lempar tanggung jawab antara pemerintah kabupaten dengan pihak perhutani. Kabupaten Bekasi selaku pemerintah yang menguasai daerah tersebut menyatakan enggan melakukan pencegahan abrasi karena mengklaim lahan adalah milik perhutani walaupun rakyat menjadi taruhan. Perseteruan dan kepentingan politik stakeholder memang tak asing di telinga kita. Ujungnya rakyak kecil yang jadi korban, hemm kasian kasian kasian. Blogger selaku generasi penerus bahkan pewarta pun tak harus tinggal diam, sebaliknya kita harus aktif dalam menyikapi persoalan ini. Tindakan yang perlu dan nyata adalah mengunjungi daerah abrasi tersebut dengan sebelumnya memiliki agenda menanam tanaman bakau/mangrove sebagai tindakan nyata. Bahkan kita pun dapat memotivasi masyarakat sekitar maupun komunitas lain di luar blogger agar peka terhadap permasalahan ini. Hemm patut diacungi jempol nich sebelumnya terhadap ajang Amprokan Blogger yang disponsori utama oleh Indosat Mobile kali ini. Karena kunjungan ke lahan kritis akibat abrasi di Muara Gembong merupakan tujuan utama selain ke jababeka di Cikarang Bekasi.

Persiapan yang matang dengan menyusuri daerah mangrove hingga menyewa beberapa kapal dan nasi bungkus (ala cathering) pun disiapkan. Hemm rencana memang tinggal rencana karena setelah waktunya tiba berkunjung ke sana, kita belum bisa berangkat dengan alasan kondisi alam berupa ombak dan angin yang di luar dugaan. Alhasil beberapa kawan-kawan peserta Amprokan Blogger yang sudah bersiap-siap menuju samudera pantai di Utara Bekasi ini pun gigit jari . Kenapa kenapa oh kenapa???? Ya karena keinginan mereka jalan-jalan ke pantai bahkan ingin aktif menanam tanaman bakau pupus sudah.

Sebagai insan yang peduli akan lingkungan, kita pun bisa aktif dan turut serta dalam menyelesaikan permasalahan ini. Berkunjunglah ke daerah tersebut, lakukan ajakan secara offline maupun online kepada berbagai komunitas lain maupun pribadi misal Indosat Mobile agar mau turut serta dalam melakukan penghijauan hutan mangrove baik secara tindakan nyata maupun dukungan keuangan. Secara pribadi mungkin kita berat melakukan ini, namun dengan kerjasama dan gotongroyong berbagai pihak semua permasalahan hutan mangrove maupun pantai yang terkena abrasi bisa diselesaikan.

Menjadi Kota dengan penduduk yang makin padat seiring laju pertumbuhan industri, Kota Bekasi memiliki persoalan yang tak kalah rumitnya dengan mangrove tadi. Polusi dan pencemaran air ditengah maraknya industri merupakan ancaman utama terhadap kesehatan manusia. Upaya apa yang bisa kita lakukan dengan ancaman global warming yang terjadi di Timur Jakarta ini? Hemm banyak cara sebetulnya, diantaranya adalah turut serta mendaur ulang sampah di rumah tinggal kita, menanam pohon rindang postur pendek (kelengkeng), dan melakukan ajakan terhadap kawan-kawan untuk menjaga lingkungan agar selalu hijau dan asri. Satu pohon sangat berarti dari pada kita melakukan demonstrasi terus menerus mengecam global warming namun tak ada tindakan nyata. So! Menjadikan rumah tinggal sebagai lahan hijau adalah prioritas utama menurut saya, disamping bermanfaat untuk oksigen disekitar rumah juga menambah segar pemandangan. Pilihan tanaman sebagai alternative yakni kelengkeng yang sifatnya pendek namun rindang dan berbuah serta anggur sebagai tanaman rambat. Ibarat menyelam minum air, dapat oksigennya dan ketika berbuah kita bisa makan buahnya. Semangat!

Terima kasih ya kawan-kawan semua atas dukungan dan sharingnya di Amprokan Blogger serta pihak Indosat Mobile selaku sponsor utama, semoga kita semua bisa terus berkarya dan peduli terhadap lingkungan.

Sunday, October 16, 2011

Narsis Dikit

Pengen narsis nich bernyanyi lagu aceh.

Aku Bingung


Entah mengapa ketika ingin mendaftarkan url artikel dan akun twitter untuk ikutan SEMI SEO dari amprokan blogger, malah keraguan muncul lantaran bingung untuk mendaftarkan hal di atas. karena setelah aku cari menu yang dimaksud tak kunjung aku temukan. hemm adakah solusi dari kawan2 yang lain? semoga saja demikian, karena aku memang membutuhkan informasi itu. sejenak ku segarkan dengan olahraga aja dech, biar pikiran fresh kembali dan ide cemerlang semoga lekas muncul.

buat teman-teman dari luar kota yang ingin jalan2 ke ciamis, boleh mampir ke gubuk orang tuaku ini. dan nyatanya untuk saat ini aku blm punya rumah sendiri, jadinya ya msh numpang ma ortu. hehehe.....
indahnya pemandangan pedesaan akan kusajikan di desa tempatku tinggal, sekaligus ku ajak nanam pohon gitu dech.


Dah dulu ya postingnya, msh ada acara lagi nich. mau tahlil tetangga, soale ada yang meninggal dunia. mudah2an masih keburu nich waktunya. Sampai jumpa lagi kawan2 anda saudaraku.

Thursday, October 13, 2011

bergaya dech


dah lama nich ndak posting, entah jenuh atau karena kesibukan lain. yang jelas selagi masih ada kamera mending narsis dech.
foto di atas merupakan pengolahan gula merah, setelah mendidih kental diangkat kemudian diaduk hingga agak dingin lalu dituangkan ke dalam cetakan.


haus nich, mending panjat pohon and makan dawegan.

Monday, October 3, 2011

Jabonku Yang Menggembirakan

Sebelum tengok jabon marilah kita jalan-jalan dulu di atas jembatan.



Kita masak dulu lah legen pohon kelapa sebelum menjadi gula


Ini dia jabonku yang berumur 3,5 bulan. Besar cepatnya.


Tampak halus seratnya walau lebar bak daun jati


Nampak jarak dekat ini macam daun pohon Jabon (Anthochepalus Cadamba)


Selesai jalan-jalan mari kita minum kopijahe 41, biar sehat terus dan hangat terus bak Dude Herlino.