Monday, August 29, 2011

KISAH KLASIK TENTANG HARI RAYA


Hal yang kembali terulang di mana penetapan 1 Syawal berbeda yang mana mayoritas antara Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama selalu berbeda. Walau di awal cerita kita seolah menyaksikan hampir terjadi kesamaan penetapan Hari Raya tersebut, namun sampai detik ini belum diputuskan tentang jatuhnya hari di mana kita saling bermaaf-maafan. Beberapa mushola di tempat kami yang notabene mayoritas faham NU sempat mengumandangkan takbir, namun tak berlangsung lama karena belum ada kejelasan dari pemerintah pusat dalam hal ini Keputusan Menteri Agama.

Rencana untuk bersilaturahmi ke sanak saudara diundur sementara waktu, paling hari rabu kita melaksanakan shalat Id. Untuk kantor dinas seperti Pos dan Giro hari ini memang masih menjalankan aktivitasnya, namun bank konvensional baik itu swasta atau bank pemerintah sudah melaksanakan cuti bersama yang berlangsung 1 minggu ini. Jum'at kemarin adalah hari terakhir di mana kita bisa melaksanakan transaksi tunai di bank-bank tersebut.

Seolah tak ingin ketinggalan informasi, beberapa warga yang ingin melaksanakan takbir, akhirnya bergerumbul di pos ronda atau perempatan guna membicarakan penetapan tersebut. Wah kita sebagai umat manut kemawon, yang penting shalat id nya jamaah (yo moso dewekan sich). Daripada bingung sendiri dan menantikan ketidak pastian, ya sudahlah beranjak saja ke warnet untuk melepas lelah dan sembari ngeblog atau main facebook,. hehehe. Sekian aja dech tulisan malam ini, kita jumpa lain waktu. See you.

Friday, August 26, 2011

JALAN PULANG

Hampir 7 tahun sudah bencana tsunami yang melanda Aceh kita lewati, entah sejauh mana kondisi mereka saat ini. Perbaikan dan pembangunan terus dilakukan hingga tak kenal lelah. Bencana yang tak kalah hebatnya juga melanda Jateng-DIY dengan gempa yang memporak porandakan wilayah tersebut dan hampir 9 bulan pihak PMI-IFRC terjun melakukan pembangunan temporary shelter.

Selanjutnya adalah tugas pemerintah bersama masyarakat membangun rumah mereka sendiri, namun ada hal mencolok yang terjadi yakni pemotongan sekian rupiah dengan alasan pemerataan yang tidak mendapatkan. Namun dalam pendataannya pun terjadi kecurangan, yakni sanak family yang notabene rumahnya hanya rusak sedikit dilaporkan rusak berat. Bahkan beberapa Lurah saat ini mendekam dipenjara dengan akibat korupsi dana rehabilitasi gempa. Entah kebijakan apa yang membuat Pemimpin Kelurahan tersebut mendekam, apakah pemerataan tadi atau masuk kantong sendiri. Sebagai relawan ku tak mau campur aduk atau memikirkan masalah tersebut karena itu sudah memasuki ranah hukum. Toh tugasku di sana hanya prioritas membangunkan hunian sementara bagi korban gempa dengan skala prioritas warga rentan seperti ibu hamil/anak-anak/lansia.

Thursday, August 4, 2011

Panen Raya

Sudah hampir 4 bulan kurang kondisi pertanian di desa Sidaharja Lakbok mengalami panen. Hemm mungkin dalam benak kita tentu saja sangat langka dan wah sungguh menawan. Bingung mau nulis apa lagi, ya udah liveblogging dikit aja dech.