Tuesday, March 30, 2010

bingung nich

malam ini lagi sedih nich, dah dua hari ndak bisa fb an, chatingan, ataupun browsing lewat hp. mau tahu kenapa? wah yang jelas ini masalah yang tejadi berulang selama aku memilikinya. ingin ganti tapi aku masih sayang dia dan aku masih ingin memperbaiki ini semua.Awal aku memiliki ini adalah setahun yang lalu ketika ada teman untuk menawarkan hp internet, dengan model yang baru aku liat dan perhatikan ternyata memang menarik. inilah yang dinamakan dengan nokia 6260 yang tidak terlalu populer di kalangan para pengguna hp saat ini. udah dech cukup sampai disini dulu. buat yang mau kontak boleh telpon 085223527008. buat yang sms blm bisa bales soale hp lagi error LCD Blank. thanks buat yang kasih koment. salam sukses blogger!

Saturday, March 13, 2010

SAMPAH SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK


Sampah ternyata bukan hanyadapat diolah menjadi pupuk organik semata, tetapi juga menjadi sumber energi alternatif. Konsep sampah menjadi tenaga listrik ini sebenarnya timbul saat adanya polemik sekitar pemanfatan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Sampah perkotaan yang organik yang dapat dikonversi menjadi energi melalui sejumlah proses pengolahan.Dengan atau tanpa oksigen yang bertemperatur tinggi, sampah-sampah diproses menghasilkan energi listrik, gas, energi panas dan dingin. pemanfaatan biomass dari sampah sebagai sumber energi listrik seperti ini telah diakui oleh pakar sebagai energi terbarukah yang ramah lingkungan. Penerapan biomass dianggap telah sesuai dengan mekkanisme pembangunan bersih dan berkurangnya jumlah emisi.


Tekmologi yang dugunakan cukup sederhana, pisang-pisang dimasukan ke dalam peti penampungan yang tertutup rapat.Pisang-pisang itu dibiarkan hingga terdekomposisi sehingga menghasilkan gas metana.Dari gas inilah terbin digerakan untuk pembangkit listrik.Segi menarikmya dari teknologi ini , meski tergolong kecil namun berjalan lancar.Hebat lagi dari sampah pisang yang menggerakan turbin ternyata mampu mnyalurkan energi ke 500 rumah tangga.

PEMANFAATAN SAMPAH SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PEMANASAN GLOBAL


Istilah sampah pasti sudah tidak asing lagi ditelinga. Jika mendengar istilah sampah, pasti yang terlintas dalam benak adalah setumpuk limbah yang menimbulkan aroma bau busuk yang sangat menyengat. Sampah diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah adalah zat kimia, energi atau makhluk hidup yang tidak mempunyai nilai guna dan cenderung merusak. Sampah merupakan konsep buatan manusia, dalam proses-proses alam tidak ada sampah, yang ada hanya produk-produk yang tak bergerak (wikipedia).

Sampah dapat berada pada setiap fase materi yitu fase padat, cair, atau gas. Ketika dilepaskan dalam dua fase yaitu cair dan gas, terutama gas, sampah dapat dikatakan sebagai emisi. Emisi biasa dikaitkan dengan polusi. Bila sampah masuk ke dalam lingkungan (ke air, ke udara dan ke tanah) maka kualitas lingkungan akan menurun. Peristiwa masuknya sampah ke lingkungan inilah yang dikenal sebagai peristiwa pencemaran lingkungan (Pasymi).

Berdasarkan sumbernya sampah terbagi menjadi sampah alam, sampah manusia, sampah konsumsi, sampah nuklir, sampah industri, dan sampah pertambangan. Sedangkan berdasarkan sifatnya sampah dibagi menjadi dua yaitu 1) sampah organik atau sampah yang dapat diurai (degradable) contohnya daun-daunan, sayuran, sampah dapur dll, 2) sampah anorganik atau sampah yang tidak terurai (undegradable) contohnya plastik, botol, kaleng dll.

Dalam kehidupan manusia, sampah dalam jumlah besar datang dari aktivitas industri, misalnya pertambangan, manufaktur, dan konsumsi. Hampir semua produk industri akan menjadi sampah pada suatu waktu, dengan jumlah sampah yang kira-kira mirip dengan jumlah konsumsi. Laju pengurangan sampah lebih kecil dari pada laju produksinya. Hal ini lah yang menyebabkan sampah semakin menumpuk di setiap penjuru kota.

Besarnya timbunan sampah yang tidak dapat ditangani tersebut akan menyebabkan berbagai permasalahan baik langsung maupun tidak langsung bagi penduduk kota apalagi daerah di sekitar tempat penumumpukan. Dampak langsung dari penanganan sampah yang kurang bijaksana diantaranya adalah berbagai penyakit menular maupun penyakit kulit serta gangguan pernafasan, sedangkan dampak tidak langsungnya diantaranya adalah bahaya banjir yang disebabkan oleh terhambatnya arus air di sungai karena terhalang timbunan sampah yang dibuang ke sungai.

Selain penumpukan di tempat pembuangan sementra (TPS), sampah pun akan semakin meningkat jumlah nya di tempat pembuangan akhir (TPA). Dengan semakin bertumpuknya sampah di TPA-TPA, akan lebih berpeluang menimbulkan bencana seperti yang terjadi di salah satu TPA yang ada di Bandung beberapa tahun lalu. Bencana longsong yang terjadi di TPA tersebut terjadi karena adanya akumulasi panas dalam tumpukan sampah yang pada akhirnya menimbulkan ledakan yang sangat hebat. Karena ledakan inilah maka sampah-sampah tersebut longsor dan menimbun puluhan rumah serta pemiliknya. Tak kurang dari 100 orang meninggal karena peristiwa ini. Dari kejadian tersebut kita harus berfikir keras bagaimana agar bencana serupa tidak trjadi di TPA-TPA yang lainnya.

Selain dampak yang telah disebutkan tadi, secara tidak langsung sampah yang menumpuk akan berpengaruh pada perubahan iklim akibat adanya kenaikan temperatur bumi atau yang lebih dikenal dengan istilah pemanasan global. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pemanasan global terjadi akibat adanya peningkatan gas-gas rumah kaca seperti uap air, karbondioksida (CO2), metana (CH4), dan dinitrooksida (N2O). Dari tumpukan sampah ini akan dihasilkan ber ton-ton gas karbondioksida (CO2) dan metana (CH4). Gas metana (CH4) dapat dirubah menjadi sumber energi yang akhirnya bisa bermanfaat bagi manusia. Sedangkan untuk gas karbondioksida (CO2), sampai saat ini belum ada pemanfaatan yang signifikan.

Akan tetapi proses perubahan gas metana (CH4) menjadi energi tetap saja menghadapi kendala diantaranya adalah kurangnya prospek dari segi ekonomi, yang akhirnya membuat perkembangannya masih tetap jalan ditempat dan entah kapan akan maju. Akibatnya gas metana (CH4) yang dihasilkan dari tumpukan sampah hanya dapat dibiarkan saja mengapung keudara tanpa bisa dimanfaatkan.

Gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan di TPA-TPA pun tidak hanya berasal dari penumpukan sampah-sampah saja. Tetapi berasala juga dari pembakaran-pembakaran sampah plastik yang di lakukan oleh pemulung. Para pemulung ini membakar sampah plastik untuk lebih memudahkan dalam memilih sampah-sampah yang tidak bisa dibakar seperti besi. Padahal dengan pembakaran ini akan sangat merugikan terutama bagi kesehatan masyarakat disekitar tempat pembakaran. Besarnya gas karbondioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran tentu saja akan semakin meningkatkan temperatur di permukaan bumi ini. selain itu abu dari sisa pembakaran sampah akan menimbulkan gangguan pernafasan pada masyarakat sekitar.

Menurut Sumaiku selain menghasilkan gas karbondioksida (CO2) dalam jumlah besar, pembakaran sampah akan menghasilkan senyawa yang disebut dioksin. Dioksin adalah istilah yang umum dipakai untuk salah satu keluarga bahan kimia beracun yang mempunyai struktur kimia yang mirip serta mekanisma peracunan yang sama. Keluarga bahan kimia beracun ini termasuk (a) Tujuh Polychlorinated Dibenzo Dioxins (PCDD); (b) Duabelas Polychlorinated Dibenzo Furans (PCDF); dan (c) Duabelas Polychlorinated Biphenyls (PCB). Racun udara dioksin akan berbahaya pada gangguan fungsi daya tahan tubuh, kanker, perubahan hormon, dan pertumbuhan yang abnormal. Dengan demikian pengurangan sampah dengan pembakaran lebih baik dihindari

Ada beberapa cara pengurangan sampah yang lebih baik dari pembakaran yaitu seperti yang diterangkan dalam web wahli. Ada empat prinsip yang dapat digunakan dalam menangani maslah sampah ini. Ke empat prinsip tersebut lebih dikenal dengan nama 4R yang meliputi:

1. Reduce (Mengurangi); sebisa mungkin lakukan minimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.
2. Reuse (Memakai kembali); sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai, buang). Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.
3. Recycle (Mendaur ulang); sebisa mungkin, barang-barang yg sudah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang, namun saat ini sudah banyak industri non-formal dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain.
4. Replace (Mengganti); teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang barang yang hanya bisa dipakai sekalai dengan barang yang lebih tahan lama. Juga telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, misalnya, ganti kantong keresek kita dengan keranjang bila berbelanja, dan jangan pergunakan styrofoam karena kedua bahan ini tidak bisa didegradasi secara alami.

Sedangkan menurut Syahputra pola yang dapat dipakai dalam penanggulangan sampah meliputi Reduce, Reuse, dan Recycle, dan Composting (3RC) yang merupakan dasar dari penanganan sampah secara terpadu. Reduce (mengurangi sampah) atau disebut juga precycling merupakan langkah pertama untuk mencegah penimbunan sampah.

Reuse (menggunakan kembali) berarti menghemat dan mengurangi sampah dengan cara menggunakan kembali barang-barang yang telah dipakai. Apa saja barang yang masih bisa digunakan, seperti kertas-kertas berwarna-warni dari majalah bekas dapat dimanfaatkan untuk bungkus kado yang menarik. Menggunakan kembali barang bekas adalah wujud cinta lingkungan, bukan berarti menghina.

Recycle (mendaur ulang) juga sering disebut mendapatkan kembali sumberdaya (resource recovery), khususnya untuk sumberdaya alami. Mendaur ulang diartikan mengubah sampah menjadi produk baru, khususnya untuk barang-barang yang tidak dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama, misalnya kertas, alumunium, gelas dan plastik. Langkah utama dari mendaur ulang ialah memisahkar sampah yang sejenis dalam satu kelompok.

Composting merupakan proses pembusukan secara alami dari materi organik, misalnya daun, limbah pertanian (sisa panen), sisa makanan dan lain-lain. Pembusukan itu menghasilkan materi yang kaya unsur hara, antara lain nitrogen, fosfor dan kalium yang disebut kompos atau humus yang baik untuk pupuk tanaman. Di Jakarta, pembuatan kompos dilakukan dengan menggunakan sampah organik

Tentunya cari ini akan lebih baik digunakan dari pada dengan cara pembakaran. Karena selain mengurangi efek pemanasan global dengan mengurangi volume gas karbondioksida (CO2 ) yang dihasilkan, cara ini tidak mempunyai efek samping baik bagi masyarakat ataupun lingkungan. Seperti kata pepatah pencegahan penyakit akan lebih baik dari pada mengobatinya. Kata bijak ini juga bisa digunakan dalam strategi penanganan sampah yakni mencegah terbentuknya sampah lebih baik dari pada mengolah/memusnakan sampah. Karena bagaimanapun mengolah/ memusnahkan sampah pasti akan menghasilkan jenis sampah baru yang mungkin saja lebih berbahaya dari sampah yang dimusnakan. Jadi mari mulai sekarang kita bebenah diri untuk mengurangi hal-hal yang bisa membentuk sampah.

99 Nama Allah SWT Asmaul Husna - Sembilan Puluh Sembilan Sebutan Tuhan Asma'ul Husnah


Di dalam kitab suci Al-Qur'an Allah SWT disebut juga dengan nama-nama sebutan yang berjumlah 99 nama yang masing-masing memiliki arti definisi / pengertian yang bersifat baik, agung dan bagus. Secara ringkas dan sederhana Asmaul Husna adalah sembilanpuluhsembilan nama baik Allah SWT.

Firman Allah SWT dalam surat Al-Araf ayat 180 :

"Allah mempunyai asmaul husna, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan".

Berikut ini adalah 99 nama Allah SWT beserta artinya :
1. Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
6. Al-Mu'min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa
9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
19. Al-'Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
23. Ar-Rafi' (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
24. Al-Mu'izz (Al Mu'izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
26. As-Sami' (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
29. Al-'Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
33. Al-'Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
36. Al-'Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
45. Al-Wasi' (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
49. Al-Ba'ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
59. Al-Mu'id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
72. Al-Mu'akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
78. Al-Muta'ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
82. Al-'Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
83. Ar-Ra'uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
87. Al-Jami' (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
90. Al-Mani' (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
92. Al-Nafi' (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
95. Al-Badi' (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar

Yang tersisa dari Amprokan Blogger mantelku hilang mantelku malang


Mumpung masih anget alias masih berasa suasana Amprokan Blogger 2010, saya ingin berbagi cerita untuk teman-teman blogger lainnya. Sebetulnya sejak awal saya begitu takjub dan sangat antusias mendengar akan diadakannya Amprokan Blogger Bekasi 2010, bagaimana tidak — bayangkan saja komunitas Blogger Bekasi pasa saat diusianya yang masih balita (tapi anggotanya udah gak balita lagi :p) acara yang diselenggarakan sangat meriah dan sepanjang saya mengikuti acara ini saya berasa seperti pejabat yang sedang melakukan safari atau kunjungan terhadap warganya di seputaran Bekasi :p (narsis mode on) dengan dikawal oleh PATWAL dari Anggota Kepolisian Metro Bekasi yang biasanya mengawal kegiatan mobilisasi Bapak Wailkota Bekasi.

Sayangnya saya tidak bisa menghadiri secara keseluruhan kegiatan Amprokan Blogger Bekasi 2010. Oleh karena istri saya sedang sakit, pada hari pertama saya tidak dapat mengikuti sampai acara selesai — kegiatan saya mengikuti Amprokan Blogger hanya sampai pukul 6 sore menjelang senja hari. Ketika bus rombongan kembali ke Kota Bekasi setelah selesai melakukan touring ke beberapa tempat di wilayah Bekasi (perjalanan dimulai dari Asrama Haji Bekasi menuju GOR BEKASI – Tugu Patriot – setelah itu menuju ke salah satu pusat pengrajin Boneka di Kampung Ciketing Bantar Gebang, kemudian ke tempat pengolahan biogas dari hasil pengolahan sampah di Bantar Gebang, selanjutnya ke kawasan industri JABABEKA di bilangan Cikarang mengunjungi President University, Botani Garden dan kembali ke Kota Bekasi). Demikian pula untuk hari kedua — praktis saya tidak mengikuti acara yang berlangsung pada hari kedua — oleh karena istri saya minta ditemani karena kondisinya masih belum bugar.

Dari acara Amprokan Blogger Bekasi 2010 ada hal yang paling tidak disangka-sangka yakni hilangnya mantel hujan yang selama ini setia menemani saya dikala hujan lebat. Mantel ini sudah saya menemani saya sejak kurang lebih 4 tahun yang saya beli didepan Stasiun Bekasi seharga Rp. 55.000,- mantel kesayangan saya ini sudah menemani saya mengelilingi JABOTABEK meskipun lusuh dan robek akibat sudah renta saya tidah berniat untuk membuangnya (cinta mati neh :p), sebetulnya saya sudah membeli mantel baru untuk istri saya untuk menemani mantel kuning kesayangan saya yang tetap saya gunakan meskipun sudah lusuh dan merembes kalau kehujanan.

Saat saya pulang setelah mengambil motor yang dititipkan di Asrama Haji Bekasi, saya langsung bergegas pulang karena istri saya minta dibelikan Mie kesukaannya di bilangan Pekayon. Ketika berada di depan Islamic Centre Kota Bekasi saya baru menyadari bahwa mantel hujanku itu sudah tidak berada disisiku hiks-hiks-hiks, “waduh kok mantelnya gak ada yaa” gumam saya dalam hati, saya tetap melanjutkan perjalanan pulang dengan asumsi dan yakin mantel itu paling juga tertinggal atau dibenahi oleh petugas penjaga atau satpam.

Keesokan harinya saya bertanya keapada petugas yang berada di Asrama Haji Bekasi, “pak kemarin saya parkir motor disini, maaf apa bapak melihat ada mantel hujan tertinggal??” tanya saya kepada pak satpam — kemudian satpam itu berkata “wah maaf pak saya sudah aplusan, nanti malam saja Jam 7.00 bapak tanya sama petugas yang kemarin jaga disini” jawab pak satpam. Waduuh kok bisa hilang yaa gumam saya dalam hati, akhirnya saya mengucapkan terima kasih pada pak satpam karena bersedia menjawab pertanyaan saya :D . Sampai hari ini saya belum mau membeli mantel hujan (bukannya gak punya duit hehehehehe) tapi oleh karena saya masih berduka karena mantelku itu sudah tiada huuu huuu huuuu. Untuk yang menemukan mantel hujan kesayanganku, semoga tidak menyesal mendapatkan mantel hujan yang sudah lusuh dan robek penuh jahitan :p.

Terlepas dari hal kecil dan kelihatan sepele ini saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membuat acara Amprokan Blogger 2010 sukses luar biasa. Bisa jadi pada saat Pesta Blogger tahun ini Kota Bekasi dapat menjadi calon tuan rumah yang patut diperhitungkan. Hidup Bloggerr Bekasi !!!.

Perjalanan Pulang Dari Amprokan Blogger di Bekasi

Perjalanan 30 menit dari stasiun Bekasi dan sekarang di stasiun Jakarta Kota. di kereta ndak sangka ketemu lagi sama arek Madura, sempat ngantuk juga sich ampe mimpi lagi makan. 3 menit setelah aku menulis dan sekitar 1 jam lagi kereta senja malam meluncur ke arah Kroya. emh, mau nulis apa lagi ya?!! wah wah enyong dadi bingung dewek.Perjalanan 30 menit dari stasiun Bekasi dan sekarang di stasiun Jakarta Kota. di kereta ndak sangka ketemu lagi sama arek Madura, sempat ngantuk juga sich ampe mimpi lagi makan. 3 menit setelah aku menulis dan sekitar 1 jam lagi kereta senja malam meluncur ke arah Kroya. emh, mau nulis apa lagi ya?!! wah wah enyong dadi bingung dewek.

Sesaat kemudian sembari duduk di tempat tunggu aku merenung sejenak. ini kedua kalinya menginjak stasiun kota setelah 7 tahun yang lalu nyasar ke sini gara-gara kereta tak berhenti di stasiun ciroyom. Waktu itu aku lagi PKL di Bandung dan karena ada libur pulang ke Ciamis. Tapi karena tambahan jadwal yang sibuk aku harus segera ke Bandung lagi dengan naik kereta (Serayu Malam Jakarta-Kroya).

Jadwal Kereta Ekonomi di Jakarta
Nama Kereta Serayu Pagi berangkat pukul 08.25 WIB tujuan Tasikmalaya, Banjar, Kroya
Nama Kereta Gaya Baru Malam S berangkat pukul 12.00 WIB tujuan Purwokerto, Madiun, Surabaya Gubeng
Nama Kereta Tegal Arum berangkat pukul 15.00 WIB tujuan Prujakan, Brebes, Tegal
Nama Kereta Serayu Pagi berangkat pukul 08.25 WIB tujuan Tasikmalaya, Banjar, Kroya

Nyata Dech! emang rame kalau pagi dan sore hari di stasiun jabodetabek, terutama jenis KRL. Tadi nyapa cewek cantik di stasiun eh malah dicuekin. Narsis banget ya?!!! Masih 2 jam lagi kereta berangkat dan lelah juga kalau nunggu di stasiun. Jalan-jalan dulu apa ya? jawabannya may, maybe yes maybe no! Dah maghrib nich, badan dah terasa lengket coz belum mandi. Aku ingat kenangan lama saat ada pedagang n petugas barang kereta api membawa troli yang mengangkut daun singkong. 


Saat itu aku naik kereta bersama temanku dari Langen, karena dia usaha di rumah makan (warung nasi), dari kampung membawa 1 karung nangka mentah untuk diolah menjadi sayuran. Sesampainya di rumah makan tempat Budenya mengadu nasib, aku disuguhi nasi sayur ama es teh (gratis lho). Bloger khan suka gratisan!!! heheheh...!!! Tapi waktu itu (7 tahun yang lalu) aku belum menjadi Blogger. Kebiasaan blogging mulai aktif semenjak 7 bulan yang lalu saat teman chat menawariku pembuatan blog. Karena tingginya rasa ingin tahu, aku lebih banyak bereksplorasi untuk menulis maupun coba script/pembuatan alamat blog itu sendiri.